SATUMEDIA.ID – Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, melontarkan kekecewaannya usai timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Real Betis pada pekan ke-32 La Liga. Dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion La Cartuja, Arbeloa menyoroti sejumlah keputusan krusial yang dinilainya sangat memengaruhi jalannya laga.
Menurut Arbeloa, momen yang berujung pada gol penyama kedudukan Betis seharusnya diawali dengan pelanggaran. Ia menilai kontak terhadap Ferland Mendy cukup jelas dan seharusnya dihentikan oleh wasit. “Bagi saya itu sangat jelas. Dalam situasi seperti ini, sedikit saja dorongan bisa membuat pemain kehilangan keseimbangan. Tapi untuk memahami itu, Anda harus benar-benar mengerti sepak bola, dan saya rasa itu jadi masalah bagi sebagian orang yang mengambil keputusan,” ujarnya.
Arbeloa juga menilai hasil imbang ini terasa menyakitkan karena kembali kebobolan di menit akhir, sesuatu yang menurutnya sudah terlalu sering terjadi musim ini. Ia menegaskan timnya sebenarnya layak meraih kemenangan karena mampu menciptakan sejumlah peluang. Selain itu, ia juga menyoroti insiden di babak pertama yang dianggap sebagai penalti jelas namun tidak diberikan. “Kami kecewa karena ini bukan hasil yang pantas. Kami punya peluang, bahkan ada penalti yang sangat jelas yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” tambahnya.
Terkait kondisi Kylian Mbappé, Arbeloa mengaku belum bisa memberikan kepastian setelah sang pemain mengalami ketidaknyamanan. Sementara itu, ia kembali menegaskan bahwa beberapa keputusan wasit, termasuk dugaan handball dan pelanggaran terhadap Mendy, sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Meski begitu, ia juga mengakui faktor keberuntungan belum berpihak pada timnya dalam situasi-situasi krusial seperti ini.*





