SATUMEDIA.ID – Perjalanan Mohamed Salah bersama Liverpool akan resmi memasuki akhir cerita pada laga penutup musim melawan Brentford, Minggu (24/5/2026) pukul 22:00 WIB. Kepergian pemain asal Mesir itu menandai berakhirnya salah satu era paling bersejarah di Anfield setelah hampir satu dekade penuh kontribusi luar biasa bersama The Reds.
Didatangkan dari AS Roma pada 2017 dengan nilai transfer sekitar 34 juta paun, Salah sempat diragukan karena gagal bersinar saat membela Chelsea. Namun, keraguan itu perlahan sirna setelah ia menjelma menjadi mesin gol Liverpool. Di bawah asuhan Jurgen Klopp, Salah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia sekaligus ikon penting dalam kebangkitan Liverpool di level domestik maupun Eropa.
Selama berseragam Liverpool, Salah mencatatkan 257 gol dan 119 assist dari lebih 35 ribu menit bermain. Torehan tersebut membuatnya melewati sejumlah legenda klub seperti Steven Gerrard, Robbie Fowler hingga Michael Owen dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa. Hanya Ian Rush dan Roger Hunt yang masih memiliki koleksi gol lebih banyak darinya.
Jurgen Klopp menyebut Salah sebagai sosok yang menetapkan standar baru soal profesionalisme dan etos kerja di Liverpool. Sementara Ian Rush memuji konsistensi sang pemain yang dinilai bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga pemain komplet. Dari seorang bocah desa di Nagrig, Mesir, Salah kini dikenang sebagai “Raja Mesir” di Anfield, sosok yang membawa trofi, rekor, dan kenangan besar bagi pendukung Liverpool.*





