SATUMEDIA.ID – Leo Navacchio resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persik Kediri untuk musim depan. Penjaga gawang asal Brasil tersebut mengumumkan perpisahannya dua hari setelah pertandingan terakhir BRI Super League 2025/26, saat Macan Putih harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor 0-5 di Stadion Gelora Bung Tomo, 23 Mei 2026.
Selama dua musim terakhir, Leo menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Persik. Dalam periode tersebut, kiper berusia 33 tahun itu mencatatkan 56 penampilan, kebobolan 84 gol, dan membukukan 13 clean sheet.
“Ada 56 pertandingan yang saya jalani dengan mengenakan warna ungu melalui perjuangan yang tidak mudah untuk membela sebuah klub dan kota ini,” ungkapnya.
Perjalanannya bersama Persik di kompetisi kasta tertinggi Indonesia dipenuhi berbagai pengalaman dan emosi. Mulai dari momen membanggakan hingga situasi sulit yang harus dihadapi bersama tim.
“Saya pernah menjadi sosok penting. Pernah gagal, pernah mendapat kasih sayang, dan juga tuntutan. Di saat-saat paling sulit bagi klub ini, saya selalu berusaha hadir untuk membantu dengan cara apapun,” tuturnya.
Tak hanya memiliki kenangan di dalam lapangan, Leo juga mengaku mendapatkan sambutan yang sangat baik selama menetap di Kediri. Dukungan dari klub, rekan setim, serta para pendukung menjadi bagian yang tak terlupakan dalam perjalanannya.
“Saya akan selalu mengingat kemenangan di Brawijaya. Kasih sayang yang saya dan keluarga saya terima. Serta orang-orang baik yang saya temui di klub dan kota ini,” ujarnya.
Menutup pesannya, pemain kelahiran Piacatu, Sao Paulo, Brasil tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanannya bersama Persik.
“Sudah tiba waktunya bagi saya untuk mengucapkan perpisahan dengan klub ini yang akan selalu terkenang dalam ingatan saya. Saya tinggalkan di sini rasa kasih, terima kasih, dan rasa hormat saya. Terima kasih banyak dan salam hangat untuk semuanya,” ucapnya.*





