Persijap Tak Ganti Nahkoda, Mario Lemos Dipertahankan untuk Musim 2026/27

Persijap Jepara melakukan perubahan mengejutkan setelah dua pekan Super League 2026/27. Mario Lemos kembali sebagai pelatih kepala, Juan Cortes jadi direktur teknik.(doc Ileague).**

SATUMEDIA.ID – Persijap Jepara memastikan Mario Lemos tetap menjadi pelatih kepala tim untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/27. Manajemen klub resmi memperpanjang kontrak pelatih asal Portugal tersebut setelah dinilai sukses memenuhi target utama musim ini, yakni mempertahankan Persijap di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Keputusan itu diambil setelah manajemen melakukan evaluasi terhadap perjalanan tim sepanjang musim 2025/26. Meski sempat menghadapi tekanan dan persaingan ketat, Persijap mampu mengakhiri kompetisi dengan aman dan memastikan tempat di Super League musim depan.

Presiden Klub Persijap, M Iqbal Hidayat, mengatakan kepercayaan kepada Mario Lemos diberikan berdasarkan hasil kerja yang ditunjukkan selama satu musim terakhir.

Menurut dia, sejumlah langkah strategis yang dilakukan pelatih berusia 39 tahun tersebut, terutama pada paruh kedua kompetisi, berhasil meningkatkan performa tim di saat Persijap berada dalam situasi yang tidak mudah.

“Manajemen masih mempercayai Mario Lemos untuk musim berikutnya karena target bertahan di Super League telah tercapai. Dengan berbagai manuver yang dilakukan pada putaran kedua, Mario berhasil membuktikan etos kerjanya yang sangat baik,” ujar Iqbal dalam keterangan resmi dikutip dari laman I.League, Kamis (11/6/2026).

Persijap menutup musim dengan torehan sembilan kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 16 kekalahan. Raihan 36 poin yang dikumpulkan menjadi modal bagi Laskar Kalinyamat untuk tetap bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

Sementara itu, Mario Lemos menyambut positif keputusan manajemen yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya. Ia mengaku bangga dapat melanjutkan perjalanan bersama Persijap pada musim mendatang.

“Saya sangat senang dan merasa terhormat dapat memperpanjang kontrak saya bersama Persijap Jepara,” kata Mario.

Ia menilai keberhasilan tim bertahan di Super League merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen klub, mulai dari pemain, staf pelatih, manajemen hingga dukungan para suporter.

“Musim ini penuh dengan dinamika yang luar biasa, tetapi pada akhirnya kami berhasil mencapai target untuk tetap bertahan di Super League. Saya berterima kasih kepada para pemain, suporter, staf pelatih, dan manajemen atas pencapaian ini,” ujarnya.

Mario berharap fondasi yang telah dibangun musim ini dapat menjadi bekal untuk membawa Persijap tampil lebih kompetitif pada musim 2026/27 dan meraih prestasi yang lebih baik.*

Pos terkait