SATUMEDIA.ID – Kembalinya Neymar Jr ke Timnas Brasil menjadi salah satu sorotan utama di Piala Dunia 2026. Setelah absen cukup lama, sang megabintang akhirnya kembali merumput saat Brasil menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C, Kamis (25/6/2026). Neymar masuk pada menit ke-76 menggantikan Matheus Cunha dan turut membantu Selecao meraih kemenangan 3-0 yang memastikan mereka finis sebagai juara grup, unggul produktivitas gol atas Maroko.
Meski hanya bermain sekitar 14 menit, Neymar tetap menunjukkan kualitasnya. Berdasarkan data SofaScore, pemain berusia 34 tahun itu mencatatkan tiga umpan kunci dan satu tembakan tepat sasaran. Namun, penampilan singkat tersebut justru memunculkan pertanyaan besar: masihkah Brasil membutuhkan Neymar di tengah performa impresif para pemain mudanya?
Sejauh ini, Brasil tampil sangat meyakinkan tanpa banyak bergantung kepada Neymar. Vinicius Jr menjadi bintang utama dengan torehan empat gol dari tiga pertandingan fase grup serta tiga penghargaan Man of the Match. Selain Vini, Matheus Cunha juga tampil menonjol sebagai ujung tombak dengan kontribusi gol dan pergerakan agresif yang membuat lini serang Brasil semakin berbahaya. Kombinasi keduanya membuat permainan Brasil terlihat lebih cepat, dinamis, dan sulit ditebak.
Di babak 32 besar, Brasil akan menghadapi Jepang, tim yang dikenal memiliki intensitas pressing tinggi dan permainan kolektif yang kuat. Dalam situasi seperti ini, memainkan Neymar sejak menit pertama tampaknya cukup berisiko. Carlo Ancelotti kemungkinan besar akan lebih memilih menjadikan Neymar sebagai opsi dari bangku cadangan, terutama ketika Brasil mengalami kebuntuan dalam membongkar pertahanan lawan.
Meski tak lagi menjadi pusat permainan seperti beberapa tahun lalu, pengalaman dan kualitas teknik Neymar tetap bisa menjadi pembeda. Kecepatan mungkin sudah tidak sama seperti dahulu, tetapi visi bermain, kreativitas, dan ketenangannya dalam laga besar masih sangat dibutuhkan. Brasil mungkin tidak lagi bergantung pada Neymar, tetapi di momen-momen tertentu, kehadiran sang bintang bisa menjadi kunci untuk membawa Selecao melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.*





