SATUMEDIA.ID – Persib Bandung resmi menjalin kerja sama strategis dengan PSGC Ciamis sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola sepak bola profesional di Jawa Barat. Kolaborasi ini tak hanya berfokus pada pertukaran pengetahuan dalam pengelolaan klub, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Salah satu poin penting dalam kerja sama tersebut adalah penunjukan PSGC sebagai tim satelit Persib yang akan berkompetisi di Liga 2 Indonesian Super League musim 2026/2027.
Melalui kemitraan ini, kedua klub akan saling berbagi pengalaman di berbagai bidang, mulai dari manajemen organisasi, pengembangan bisnis dan komersial, pembinaan pemain usia muda, hingga penyelenggaraan pertandingan yang sesuai standar sepak bola profesional. Kehadiran PSGC sebagai klub satelit juga diharapkan membuka jalur pengembangan yang lebih jelas bagi pemain muda Persib agar memperoleh menit bermain secara reguler sebelum menembus tim utama.
Ketua Umum PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, menyebut kolaborasi tersebut sebagai kesempatan besar bagi klubnya untuk berkembang. “Persib telah menunjukkan berbagai hal positif dalam pengelolaan klub sepak bola profesional di Indonesia. Karena itu, kolaborasi ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk belajar dan menyerap berbagai pengalaman terbaik. Harapannya, PSGC tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki fondasi organisasi, bisnis, dan tata kelola yang kuat, sehat, serta mandiri. Kami percaya, semangat untuk terus belajar dan berkolaborasi merupakan kunci untuk membangun PSGC yang semakin profesional dan membanggakan masyarakat Ciamis,” ujarnya.
Sementara itu, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan kerja sama ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Maung Bandung dalam membangun pembinaan pemain yang lebih terstruktur.
“Sebagai klub yang juga terus berproses dan belajar, Persib merasa memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam pengembangan ekosistem sepak bola di Jawa Barat. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi PSGC dan Persib, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi pembinaan pemain muda, penguatan industri sepak bola, serta kemajuan sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” kata Adhitia.
Dengan sinergi ini, Persib berharap lahir lebih banyak talenta potensial dari Jawa Barat sekaligus menciptakan model kolaborasi antarklub yang dapat menjadi contoh bagi perkembangan sepak bola nasional.*





