SATUMEDIA.ID – Timnas Swiss harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan 1-3 dari Argentina pada babak perempat final. Usai pertandingan, pelatih Murat Yakin meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dan VAR yang memberikan kartu merah kepada Breel Embolo, sebuah momen yang menurutnya sangat memengaruhi jalannya laga.
Yakin menilai pengusiran Embolo merupakan keputusan yang tidak tepat. Menurutnya, insiden tersebut tidak mengandung unsur kesengajaan maupun tindakan berbahaya yang layak diganjar kartu merah. Ia menyebut keputusan itu sebagai kesalahan besar yang membuat Swiss kehilangan keseimbangan permainan dan memaksa timnya mengubah seluruh rencana yang telah disiapkan.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga mengaku sulit memahami bagaimana wasit dan tim VAR bisa mengambil kesimpulan tersebut. Meski mengkritik keras kepemimpinan pertandingan, Yakin menegaskan dirinya tidak menganggap Argentina mendapat perlakuan istimewa. Ia menilai pertandingan berlangsung terbuka dan kedua tim sama-sama berusaha memainkan sepak bola terbaiknya, tetapi hasil akhirnya ditentukan oleh keputusan yang menurutnya keliru.
Bagi Yakin, kartu merah Embolo menjadi titik balik yang menentukan nasib Swiss di laga tersebut. Meski kecewa dengan keputusan wasit, ia tetap memberikan selamat kepada Argentina atas keberhasilannya melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026.*





