SATUMEDIA.ID – PSM Makassar resmi memulai era baru dengan kembali mempercayakan kursi pelatih kepala kepada Darije Kalezic untuk mengarungi kompetisi musim 2026/27. Pelatih asal Bosnia tersebut bukan sosok baru bagi publik Makassar. Ia pernah menukangi Juku Eja pada 2019 dan berhasil mengukir kenangan manis dengan mempersembahkan gelar Piala Indonesia, sehingga kepulangannya disambut dengan optimisme tinggi dari para pendukung.
Kalezic mengaku tak membutuhkan waktu lama untuk menerima tawaran dari manajemen PSM. Menurutnya, klub berjuluk Juku Eja memiliki karakter dan identitas permainan yang selalu membekas di ingatannya. Ia juga masih mengingat bagaimana besarnya antusiasme suporter yang selalu memberikan dukungan penuh, bukan hanya ketika tim meraih kemenangan, tetapi juga saat para pemain mampu menampilkan permainan yang mencerminkan filosofi klub.
Pelatih berusia 56 tahun itu juga mengenang salah satu momen paling berkesan selama periode pertamanya di Makassar, yakni saat merayakan keberhasilan menjuarai Piala Indonesia 2019. Baginya, euforia yang dirasakan bersama pemain, staf pelatih, tim medis, hingga ribuan suporter menjadi kenangan yang sulit dilupakan. Memori itulah yang disebutnya menjadi salah satu alasan terbesar untuk kembali menerima tantangan memimpin Pasukan Ramang.
Kini, Kalezic dihadapkan pada tugas mengangkat kembali prestasi PSM setelah musim 2025/26 hanya mampu mengakhiri kompetisi di papan tengah klasemen BRI Super League. Kehadirannya diharapkan mampu mengembalikan daya saing Juku Eja, sekaligus membawa klub kembali berburu trofi seperti saat sukses menjuarai Liga Indonesia musim 2022/23.*





