Timnas Indonesia Wajib Menang atas Singapura, John Herdman: Jangan Terbebani

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.(Instagram PSSI).**

SATUMEDIA.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Singapura pada pertandingan terakhir Grup A ASEAN Championship 2026.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB. Kemenangan menjadi target penting bagi skuad Garuda setelah sebelumnya takluk 0-3 dari Vietnam.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyadari pertandingan tersebut akan berlangsung dalam tekanan. Meski demikian, ia meminta para pemain tidak terlalu memikirkan konsekuensi pertandingan dan tetap menjalankan rencana permainan.

Herdman menilai Singapura memiliki pertahanan yang solid serta organisasi permainan yang membuat mereka sulit dikalahkan sepanjang turnamen.

“Kami tahu pertandingan tandang ini tidak akan mudah. Singapura merupakan tim yang terorganisasi dengan baik, sulit ditembus, dan memiliki kekuatan secara kolektif,” ujar Herdman dalam konferensi pers menjelang pertandingan dikutip dari laman Kitagaruda.

Pelatih berusia 51 tahun itu tetap optimistis dengan kekuatan skuad Indonesia. Menurut dia, komposisi pemain berpengalaman dan talenta muda memberikan modal yang cukup untuk menghadapi tekanan tersebut.

“Kami memahami kualitas Singapura, tetapi kami juga memiliki keyakinan terhadap tim sendiri. Ada pemain berpengalaman dan pemain muda yang memiliki keinginan besar untuk membuktikan diri,” katanya.

Herdman juga menyebut pertandingan kontra Singapura sebagai momentum penting untuk mengukur perkembangan Indonesia. Laga tersebut merupakan pertandingan keempat yang dijalani skuad Garuda di bawah arahannya.

Ia menilai pertandingan dengan tingkat tekanan tinggi seperti ini dibutuhkan untuk membentuk mental tim.

“Kami membutuhkan pertandingan seperti ini untuk berkembang. Ini merupakan ujian yang bagus bagi tim dan pengalaman yang akan sangat berguna jika kami bisa melangkah lebih jauh di turnamen,” ucap Herdman.

Penyelesaian akhir jadi sorotan

Kekalahan dari Vietnam menjadi bahan evaluasi bagi Herdman. Salah satu persoalan yang ingin diperbaiki adalah efektivitas Indonesia ketika mendapatkan peluang di area penalti lawan.

Meski demikian, ia tidak ingin pemain justru kehilangan kebebasan dalam bermain karena terlalu terbebani tuntutan mencetak gol.

“Kami harus lebih baik dalam memanfaatkan peluang di sekitar kotak penalti. Namun, pemain juga tidak boleh terlalu terbebani dengan hal tersebut. Mereka harus tetap bermain secara natural dan percaya diri ketika peluang datang,” ujar dia.

Selain finishing, transisi permainan juga menjadi perhatian tim pelatih. Herdman menilai Indonesia harus mampu beradaptasi karena Singapura memiliki karakter permainan yang berbeda dengan Vietnam.

“Kami menghadapi lawan dengan karakter yang berbeda. Para pemain sudah memahami apa yang dipertaruhkan dalam pertandingan ini. Tugas saya adalah menjaga mereka tetap tenang, fokus, dan menjalankan proses yang sudah disiapkan,” kata Herdman.

Herdman memastikan skuad Indonesia telah bersiap menghadapi laga penentuan tersebut.

“Kami tahu apa yang harus dilakukan. Para pemain akan siap,” ujarnya.*

Pos terkait