Van Gastel Kirim Peringatan ke Skuad PSIM: Jangan Mudahkan Pilihan Pelatih

Van Gastel mengingatkan pemain PSIM Yogyakarta agar tidak cepat puas. Persaingan internal dan mentalitas menjadi fokus pembenahan sebelum kompetisi dimulai.(Ilustrasi AI).**

SATUMEDIA.ID – PSIM Yogyakarta masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum terjun ke kompetisi resmi. Hal itu disampaikan pelatih Jean-Paul van Gastel setelah timnya menjalani pertandingan uji coba kontra Garudayaksa FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Selasa (25/8) sore. Laga tersebut dimainkan dengan format normal 2×45 menit sebagai bagian dari pematangan skuad.

Bagi Van Gastel, pertandingan pramusim bukan sekadar mengejar kemenangan. Setiap pemain harus memanfaatkan kesempatan bermain untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus memahami skema yang akan digunakan saat kompetisi berlangsung. Meski pola permainan PSIM tidak banyak berubah dari laga-laga sebelumnya, pelatih asal Belanda itu mengaku masih menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi.

Salah satu perhatian utama Van Gastel justru muncul dari persaingan di dalam skuad. Ia menilai kompetisi untuk memperebutkan tempat di tim utama mulai kehilangan intensitas. Beberapa pemain dianggap belum memberikan tekanan yang cukup kepada rekan setimnya, sehingga proses menentukan sebelas pemain utama menjadi terlalu mudah bagi sang pelatih. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal karena setiap pemain seharusnya berlomba menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Dengan kompetisi yang semakin dekat, Van Gastel meminta anak asuhnya meningkatkan mentalitas, disiplin, serta daya juang selama latihan maupun pertandingan. Menurutnya, masih banyak detail yang harus diperbaiki PSIM sebelum benar-benar siap menghadapi persaingan musim baru. Persaingan sehat di dalam tim pun diharapkan kembali meningkat agar seluruh pemain memiliki motivasi untuk merebut posisi di starting XI.*

Pos terkait