SATUMEDIA.ID – Persija Jakarta semakin dekat dengan kick-off Super League 2026/27. Persiapan Macan Kemayoran terbilang cukup matang setelah melewati sejumlah pertandingan kompetitif, mulai dari Piala Presiden 2026, pemusatan latihan di Thailand, hingga uji coba internasional melawan Brisbane Roar. Rangkaian laga tersebut menjadi kesempatan bagi tim besutan Shin Tae-yong untuk mengukur kesiapan skuad sebelum memasuki persaingan resmi.
Perjalanan Persija di Piala Presiden sempat dimulai dengan hasil mengecewakan setelah takluk 0-1 dari Persebaya. Namun, Stjepan Loncar dan kolega mampu menunjukkan respons positif. Mereka bermain imbang 2-2 kontra Port FC sebelum menutup fase grup dengan kemenangan telak 4-1 atas PSMS. Hasil tersebut mengantarkan Persija sebagai runner-up Grup B dan berhak tampil di semifinal. Meski harus mengakui keunggulan Persib dengan skor 1-2, Persija bangkit saat perebutan tempat ketiga dengan mengalahkan Arema 3-1.**
Persiapan kemudian dilanjutkan melalui training camp di Thailand. Dalam dua pertandingan uji coba, Persija kembali meraih hasil positif dengan menaklukkan Police Tero dan Chiangrai United, masing-masing dengan skor 2-1. Momentum tersebut berlanjut ketika Macan Kemayoran kembali ke Jakarta dan menghadapi Brisbane Roar dalam agenda Rise For Glory! Persija Team Launch and Friendly Match di Jakarta International Stadium. Tampil dominan, Persija sukses mencatat kemenangan meyakinkan 4-0.
Rentetan hasil positif itu menjadi modal penting bagi Shin Tae-yong sebelum menghadapi persaingan Super League 2026/27. Tantangan berat langsung menanti Persija karena mereka akan bertemu Borneo FC Samarinda pada 5 September, disusul duel kontra juara bertahan Persib pada 12 September. Shin menyadari kualitas kedua lawan tersebut dan meminta para pemainnya menjaga fokus sejak pekan pertama. “Mengenai Persib Bandung dan Borneo FC, mereka adalah tim yang mengakhiri musim di peringkat satu dan dua, jadi mereka adalah tim yang sangat bagus. Oleh karena itu, kami harus memberikan yang terbaik di pertandingan pertama, kedua, dan di seluruh pertandingan,” ujar Shin Tae-yong.*





