SATUMEDIA.ID – Java United FC harus menelan kekalahan tipis saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (19/9) malam, Laskar Kepodang Emas menyerah dengan skor 0-1 setelah gol Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-13 menjadi pembeda.
Pelatih Java United, Fabio Lefundes, menilai hasil tersebut belum sepenuhnya mencerminkan perjuangan anak asuhnya sepanjang pertandingan. Perubahan yang dilakukan selepas turun minum membuat Java United tampil lebih agresif dan mampu mendorong Persija bertahan lebih dalam. Sayangnya, sejumlah peluang yang didapat belum berhasil dikonversi menjadi gol. “Setelah melakukan perubahan di babak kedua, pemain berhasil menekan dan memaksa Persija bermain di garis terakhir pertahanan mereka pada babak kedua. Sayangnya, kami tidak bisa memaksimalkan kesempatan untuk meraih hasil positif,” ujar Lefundes.
Secara statistik, Java United sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Mereka mencatat enam percobaan tembakan dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang. Di sisi lain, kiper Jorge Meurer juga tampil sibuk dengan membukukan empat penyelamatan untuk menjaga gawang Laskar Kepodang Emas tetap aman dari tambahan gol. Namun, serangan balik yang beberapa kali dibangun Gustavo Franca dan kolega belum berujung hasil hingga Persija mempertahankan keunggulan 1-0 sampai laga berakhir.
Kekalahan tersebut kini menjadi bahan evaluasi Java United sebelum kembali bertanding. Mereka memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk mempersiapkan diri menghadapi Borneo FC Samarinda pada pekan keempat, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10). “Kami punya waktu cukup lama untuk mematangkan skuad supaya tampil lebih baik dari pertandingan lawan Persija ini,” kata Lefundes.*





