Regi Aditya Bongkar Kunci Comeback Persipura Saat Main dengan 10 Pemain

Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-40, Persipura Jayapura mampu membalikkan keadaan dan mengalahkan De Red FC dengan skor 3-1.(doc Ileague).**

SATUMEDIA.ID – Persipura Jayapura akhirnya membuka keran kemenangan di Pegadaian Championship 2026/27 dengan cara yang tidak biasa. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-40, Mutiara Hitam justru mampu membalikkan keadaan dan menundukkan De Red FC 3-1 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat (2/10) malam. Hasil ini sekaligus menghentikan catatan positif De Red FC yang sebelumnya mengantongi satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam dua laga terakhir.

Kartu merah Lazarus Anthonius Wilem Christian Sinim memaksa Persipura mengubah rencana permainan setelah turun minum. Pelatih Regi Aditya memilih pendekatan lebih defensif dengan menerapkan low block, sementara Jeam Kelly Sroyer digeser ke sisi flank untuk membantu meredam tekanan lawan sekaligus menjadi opsi ketika Persipura melakukan serangan balik. Strategi tersebut terbukti ampuh menghadapi situasi sulit di lapangan.

Alih-alih kehilangan kendali, Persipura malah tampil semakin efektif. Setelah sempat tertinggal 0-1, Mutiara Hitam mencetak tiga gol untuk mengunci kemenangan 3-1. Regi menyebut keberhasilan tersebut lahir dari mentalitas dan kerja keras seluruh pemain yang tetap berlari serta menjalankan instruksi meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit. Ia menegaskan comeback tersebut merupakan hasil kekompakan tim, bukan kerja satu individu.

“Dengan 10 pemain tadi, strategi dan taktik kami bisa berjalan, bukan karena saya tapi karena kinerja pemain yang luar biasa. Mau lebih berlari, mau mencetak gol hingga bisa comeback. Itu semua karena unity dalam tim, jadi sesuatu yang mustahil bisa kami lalui bersama-sama,” ujar Regi.

Senada dengan sang pelatih, Yeter Amohoso menilai kemenangan tersebut juga tak lepas dari doa keluarga dan dukungan masyarakat Papua yang terus memberi energi kepada tim di tengah situasi sulit.*

Pos terkait