SATUMEDIA.ID – Persipura Jayapura tengah menikmati momentum positif setelah membukukan dua kemenangan meyakinkan di Pegadaian Championship 2026/27. Mutiara Hitam sukses menggelontorkan 11 gol hanya dalam dua pertandingan, masing-masing saat menghajar PSBS Biak 6-1 di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (17/10), dan melibas Persiba Balikpapan 5-1 di Stadion Delta, Sidoarjo, Jumat (23/10). Meski tampil garang, pelatih Regi Aditya meminta timnya tetap membumi menjelang pertandingan berikutnya.
Ujian Persipura selanjutnya datang dari Persela Lamongan pada pekan kedelapan di Stadion Surajaya, Sabtu (31/10) malam. Laskar Joko Tingkir memang belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, tetapi situasi tersebut tak membuat Regi menganggap lawannya mudah ditaklukkan. Ia menilai hasil pertandingan sebelumnya, termasuk kemenangan besar Persipura, tidak bisa menjadi satu-satunya patokan untuk mengukur kekuatan kedua tim.
Menurut Regi, sepak bola selalu menghadirkan dinamika yang sulit diprediksi. Karena itu, Persipura harus tetap fokus mempersiapkan diri dan tidak terlena dengan produktivitas gol dalam dua laga terakhir. Persela yang tengah berusaha bangkit justru berpotensi memberikan perlawanan sengit di hadapan pendukungnya sendiri.
Kewaspadaan Persipura juga didukung oleh posisi Persela yang masih lebih baik di klasemen Grup B. Tim besutan Bima Sakti tersebut mengoleksi 13 poin di peringkat keempat, sedangkan Persipura berada di posisi keenam dengan 10 poin. Selisih tiga poin itu membuat duel di Surajaya menjadi kesempatan penting bagi Mutiara Hitam untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga tren kemenangan. Namun, mereka harus membuktikan ketajaman di depan gawang tetap sejalan dengan kedisiplinan permainan.*





