Jelang Lebaran 2025, Stok Daging Sapi dan Ayam di Kabupaten Bandung Barat Melimpah

Dispernakan KBB memastikan stok daging sapi maupun ayam, dan telur pada momen lebaran atau Idulfitri tahun ini aman.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan stok daging sapi maupun ayam, dan telur pada momen lebaran atau Idulfitri tahun ini aman.

“Kami memastikan ketersediaan stok produk protein hewani seperti daging sapi dan ayam, maupun telur menjelang IdulFitri dalam kondisi aman,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispernakan KBB Wiwin Aprianti saat dikonfirmasi,  Rabu (19/3/2025).

Ia mengimbau kepada masyarakat tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan terhadap daging ayam, daging sapi, maupun telur.

“Alhamdulillah di Bandung Barat stok atau ketersediannya aman,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, ketersediaan daging sapi mencapai 510,62 ton. Sementara kebutuhan masyarakat akan daging sapi mencapai 530,29 ton. Dengan demikian neracanya -0,28 ton.

Meski antara kebutuhan dan ketersediaan daging sapi minus -0,28 ton, namun Wiwin menegaskan, stok sapi BX siap potong di Bandung Barat cukup banyak.

Diungkapkannya, Bandung Barat memiliki dua perusahaan penggemukan (feadlot)
sapi impor, yaitu PT Sapi Liar dengan stok 476 ekor, dan PT Cabs memiliki stok 500 ekor.

“Tentunya dengan total stok 976 ekor dengan rata rata berat hidup 470 – 500 kilogram per ekor, pastinya ketersediaan daging sapi jadi melimpah. Jika terjadi lonjakan permintaan, kami koordinasi dengan kedua feadlot tersebut,” tandasnya.

Selain daging sapi, lanjut Wiwin, untuk ketersedian daging ayam ras cukup untuk kebutuhan Ramadan sampai IdulFitri. Tercatat total kebutuhan daging ayam ras sebanyak 2.947, 28 ton sedangkan kebutuhan 2.947, 01 ton.

“Dengan demikian untuk daging ayam surplus 0,26 ton,” sebutnya.

Surplus juga terjadi pada telur ayam ras. Dimana stoknya mencapai 2.235, 97 ton, sementara kebutuhannya sampai Idulfitri mencapai 2.235, 96 ton sehingga surplus 0,02 ton.*

 

Pos terkait