SATUMEDIA.ID – Selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 terjadi 16 kejadian kecelakaan lalulintas di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi. Menyebabkan 2 korban meninggal dunia dan 26 orang mengalami luka ringan, dengan total kerugian Rp38.000.000.
Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi, jumlah kecelakaan sepanjang musim mudik dan balik Lebaran 2025 mengalami peningkatan dibandingkan Lebaran 2024.
Pada 2024, jumlah kecelakaan di wilayah hukum Polres Cimahi ada 6 kejadian. Hanya saja jumlah korban meninggal dunianya mencapai 4 orang dan luka ringan sebanyak 8 orang, dengan total kerugian Rp13.500.000.
“Angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Cimahi mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024. Namun angka korban jiwa mengalami penurunan. Kecelakaan melibatkan kendaraan roda 2 maupun roda 4. Mayoritas kendaraan roda 2,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Cimahi, Ipda Yusup Gustiana saat dihubungi, Sabtu (12/4/2025).
Ia mengungkapkan, angka kecelakaan lalu lintas terbanyak di Bandung Barat. Termasuk di jalur utama mudik seperti Jalan Raya Cipatat-Padalarang hingga jalur wisata seperti Jalan Kolonel Masturi.
“Sedangkan penyebab kecelakaan itu didominasi karena faktor kelalaian, khusus selama arus mudik lebaran tahun 2025,” sebutnya.
Ia berharap, kecelakaan ini menjadi pembelajaran dan evaluasi untuk pelaksanaan mudik tahun depan. Ketertiban dan ketaatan dalam berlalulintas harus dipatuhi semua pengendara untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
“Pengecekan kendaraan wajib dilakukan. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kelaikan kendaraan sebelum digunakan untuk mudik. Kondisi pengemudi juga harus menjadi perhatian. Apabila lelah atau mengantuk lebih baik beristirahat di tempat- yang aman,” sarannya.*





