Anjing Pelacak Dikerahkan Mencari Korban Tanah Longsor di Lembang

Anjing pelacak diterjunkan mencari  Endang yang diduga menjadi korban sapuan material longsor di Kampung Pojok Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Hari keempat pencarian Endang yang diduga terseret longsor mulai mengerahkan anjing pelacak K-9, Senin (26/5/2025). Namun sampai sore masih belum membuahkan hasil.

“Mulai hari ini, pencarian dibantu K-9 dari Polres Cimahi. Memang belum membuahkan hasil, tapi besok akan kami lanjutkan kembali,” kata Kapolsek Lembang Kompol Hadi Mulyana di Lembang, Senin (26/5/2025).

Diduga Endang menjadi korban sapuan material longsor di Kampung Pojok Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pencarian melibatkan tim SAR Gabungan dari berbagai unsur.

Diakuinya, hari keempat proses pencaharian terganggu cuaca buruk. Akibat gerimis turun di lokasi bencana, pencarian sempat dihentikan.

“Ketika gerimis turun, pencaharian sempat dihentikan. Ini untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. Setelah reda kembali dilanjutkan,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, pencarian masih pada radius sekitar 1,5 kilometer dari titik pertama korban diduga terseret longsor. Penyisiran ulang dilakukan di sepanjang aliran material longsor.

“Karena hari mulai gelap, pencarian kita lanjutkan besok,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada hari ketiga pencarian tim SAR Gabungan berhasil menemukan sejumlah barang milik Endang seperti celana pendek, topi, dompet, kunci rumah, dan sepatu korban.

“Barang milik korban ditemukan sejauh 1,5 kilometer dari lokasi longsor. Pihak keluarga membenarkan bahwa barang yang ditemukan tersebut milik korban,” kata Kompol Hadi Mulyana.

Ia berharap dengan ditemukannya sejumlah barang korban akan memudahkan tim SAR gabungan untuk menemukan Endang.

“Barang sudah kita serahkan kepada keluarga korban di balai desa. Mudah-mudahan dengan ditemukan barang bukti tersebut bisa mengidentifikasi lebih dekat dengan keberadaan korban,” ujarnya.*

Pos terkait