SATUMEDIA.ID – Pemkab Bandung terus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan melalui pembangunan 5 RSUD baru, yaitu RSUD Bedas Cimaung, RSUD Bedas Kertasari, RSUD Bedas Tegalluar, RSUD Bedas Arjasari dan RSUD Bedas Pacira.
“Pada tahun 2025 ini, kami telah mencanangkan pembangunan RSUD Cimenyan untuk melengkapi pelayanan di wilayah Utara Kabupaten Bandung. Ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata,” kata Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat meresmikan gedung baru Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Sehat Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Selasa (15/7/2025).
Peresmian ini sebagai momen penting yang menandai langkah maju dalam peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Bandung.
Ali Syakieb mengatakan bahwa Rumah Sakit Umum Bina Sehat ini telah melayani masyarakat selama kurang lebih 23 tahun. Visi rumah sakit ini yakni menjadi rumah sakit umum dengan layanan prima sebagai pilihan utama rujukan masyarakat di wilayah Bandung Selatan dan sekitarnya.
“Ini adalah visi yang mulia dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dewasa ini. Sebagai mana kita ketahui, jumlah penduduk Kabupaten Bandung saat ini mencapai 3,7 juta jiwa. Angka ini mencerminkan betapa besarnya kebutuhan akan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai,” tutur Ali Syakieb.
Ia menyebutkan rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, menjadi bagian penting dalam ekosistem pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, kehadiran gedung baru RSU Bina Sehat bukan hanya menambah kapasitas ruang pelayanan, tetapi juga memperkuat daya dukung sistem kesehatan daerah.
Menurutnya, keberadaan RSU Bina Sehat menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta di bidang kesehatan akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) yang sehat lahir batin.
“Semakin banyak fasilitas kesehatan yang unggul, semakin luas pula jangkauan layanan yang bisa diberikan kepada masyarakat. Terutama di wilayah-wilayah yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri,” ujarnya.
Ali Syakieb meyakini bahwa RSU Bina Sehat dengan fasilitasi barunya akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar, baik dalam penanganan kasus-kasus kesehatan akut maupun dalam mendukung program yang sedang menjadi fokus pemerintah daerah.
“Termasuk dalam penurunan stunting, penguatan pelayanan ibu dan anak, serta manajemen penyakit tidak menular,” ucapnya.*





