Bupati Jeje Ritchie Ungkap Rendahnya Konsumsi Ikan di KBB, Jawab dengan  Program Gemarikan

Bupati Jeje Ritchie Ismail pada kegiatan Gemarikan Bersama Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv di Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Rabu (6/8/2025).(Dok.Prokompim Setda KBB).**

SATUMEDIA.ID – Tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih tergolong Berdasarkan data tahun 2024, konsumsi ikannya baru mencapai 36,18 kilogram/kapita/tahun.

Masih lebih rendah dibanding angka konsumsi ikan Provinsi Jawa Barat yaitu 46,61 kilogram/kapita/tahun dan angka konsumsi ikan Tingkat Nasional yaitu 62,5 kilogram/kapita/tahun.

“Jauh di bawah rata-rata provinsi dan nasional. Ini merupakan tantangan yang kita jawab dengan kerja bersama seluruh elemen masyakarat,” kata Bupati Jeje Ritchie Ismail pada kegiatan Gemarikan Bersama Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv di Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) merupakan upaya penting yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. ikan bukan hanya sekadar bahan pangan, tetapi sumber gizi utama.

“Kita semua memahami bahwa ikan bulan sekedar bahan pangan, tetap sumber gizi utama yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Bupati Jeje ingin menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan baru dalam masyarakat, yaitu menjadikan ikan sebagai bagian penting dari konsumsi harian keluarga.

Pasalnya, ikan tidak hanya bergizi tinggi dan mudah diolah tetapi juga terjangkau dan memberdayakan ekonomi lokal. Khususnya pelaku usaha perikanan rakyat.

“Hal ini selaras dengan visi pembangunan Bandung Barat Amanah yang kami gaungkan, yaitu menjadikan Bandung Barat yang agamis, maju, adaptif, nyaman, aspiratif, dan harmonis. Dalam rangka itu, pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan kuat menjadi pondasi utama dalam mencapai kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Jeje menyampaikan harapan kepada Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan agar terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor perikanan di KBB.

“Kami berharap agar berbagai program, seperti bantuan sarana budidaya, pelatihan pengolahan hasil perikanan, fasilitasi pemasaran, hingga peningkatan kapasitas kelembagaan pelaku usaha perikanan dapat berkelanjutan,” harapnya.

Diketahui, potensi perikanan darat di Bandung Barat berada di Waduk Saguling dan Cirata, hingga kolam rakyat.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB, Wiwin Aprianti menjelaskan, Gemarikan merupakan program
pemerintah yang diinisiasi oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) yang
bertujuan memotivasi masyarakat untuk gemar makan ikan.

Menurutnya, kegiatan Gemarikan merupakan wujud nyata dan komitmen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, kepada masyarakat dalam memastikan peningkatan konsumsi ikan untuk mendukung proses percepatan penurunan stunting.

“Upaya pemerintah menanggulangi resiko stunting pada anak, salah satunya
dengan meningkatkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan melalui
safari gerakan memasyarakatkan makan ikan,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, kandungan dalam Ikan terdapat Omega-3, EPA, dan DHA yang diperlukan oleh perkembangan otak.
Anak-anak sejak dini sangat disarankan mengkonsumsi ikan agar menjadi
lebih sehat, cerdas dan kuat.*

Pos terkait