SATUMEDIA.ID – Polres Cimahi membentuk Satgas Bencana untuk membantu warga korban tanah longsor di Kampung Cakawung, Desa Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Satgas Bencana yang terdiri dari seluruh anggota Polri serta Polwan Polres Cimahi. Mereka diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
“Kami sudah meninjau langsung ke lokasi bencana pada Rabu (15/5/2024). Kemudian kami membentuk Satgas Bencana untuk nelakukan mitigasi dan mengambil langkah apa yang harus dikerjakan sehingga dalam penanganan bencana betul-betul sesuai dengan SOP dan kebutuhan warga yang terdampak segera terpenuhi,” kata Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, Kamis (16/5/2024).
Diketahui, bencana tanah longsor di Kecamatan Gununghalu menimpa Kampung Ciroke RT 01/RW 6, Desa Sindangjaya. Merusak 6 rumah yang dihuni 6 kepala keluarga (KK) atau 16 jiwa. Tak hanya itu longsor susulan mengancam 38 rumah yang dihuni 35 KK dengan jumlah jiwa 81
Longsor juga terjadi di Kampung Citamiang RT 01/RW 07 menyebabkan 4 rumah rusak yang dihuni 4 KK dengan jumlah jiwa 12. Selain itu, mengancam 2 rumah yang dihuni 5 jiwa.
Selain itu, longsor memutus jalan penghubung Bunijaya – Sindangjaya – Cilangari. Badan jalan patah sepanjang 15 meter dan lebar 3 meter sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun dua.
Ia menambahkan, Polres Cimahi sudah meyiapkan posko kesehatan, posko pengaduan, dan posko trauma haeling yang semuanya untuk warga terdampak bencana.
“Kami juga berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Jabar untuk mendirikan dapur umum lengkap dengan bahan kebutuhan pokoknya. Dengan adanya dapur ini diharapkan bisa membantu kebutuhan sehari-hari warga korban terdampak bencana,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan bencana merupakan tanggungjawab bersama, maka dari itu Polres Cimahi berkoordinasi dengan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) KBB.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat sekitar dan personel yang terlibat dalam penanganan bencana. Selain itu, juga memulihkan jalur lalu lintas sehingga warga dapat beraktifitas dan perekonomian kembali pulih,” tandasnya.*





