SATUMEDIA.ID – Enam dari sembilan orang anggota geng motor yang menyerang sejumlah pemuda di Jalan Kebon Kopi, RT 1/RW 9, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Cimahi.
Kasus penyerangan itu tertangkap CCTV milik warga hingga kemudian viral di media sosial. Para pelaku diketahui berjumlah 9 orang dengan menaiki 4 sepeda motor.
Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono membenarkan penangkapan enam anggota geng motor yang telah melakukan penyerangan terhadap sejumlah pemuda yang tengah jajan bakso ikan di pinggir jalan.
“Usai melakukan aksinya, kawanan geng motor Slaughter ini kabur. Bahkan mereka sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi,” kata AKBP Aldi Subartono di Mapolres Cimahi, Minggu (16/6/2024).
Ia menambahkan, para pelaku sempat berpindah-pindah tempat. Hal itu mereka lakukan karena aksi mereka jadi viral di media sosial.
“Sebelum tertangkap, anggota Satreskrim sempat mendatangi markas Slaughter. Namun mereka sudah tidak ada di tempat,” sebutnya.
Setelah lebih dari sepekan, Polres Cimahi akhirnya berhasil menangkap enam dari sembilan orang pelaku. Ironisnya di antara para pelaku ada yang masih di bawah umur.
“Ada pelaku yang masih berstatus pelajar SMP. Tentunya ini menjadi pembelajaran bagi para orangtua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya,” kata Aldi.
Selain menangkap para pelaku, berhasil diamankan sejumlah barang bukti berupa clurit, sepeda motor, dan pakaian para pelaku yang digunakan saat melakukan aksinya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, anggota geng motor Slaughter yang bertempat tinggal di Kota Cimahi, Bandung, dan Padalarang (Kabupaten Bandung Barat) mengaku tidak bermusuhan dengan para pemuda yang diserangnya.
Saat akan melakukan penyerangan, mereka sudah melengkapi diri dengan clurit, balok kayu, hingga batu.
“Mereka memang tidak memiliki musuh, tapi sengaja melakukan penyerangan secara random. Jika orang yang diserangnya melakukan perlawanan, mereka tidak segan-segan melakukan penyerangan,” ujarnya.





