SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat berencana menata ulang Alun-alun Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berada di kompleks perkantoran, Jalan Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyebut penataan ulang tersebut akan difokuskan pada dua hal: memperindah kawasan sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Kita ingin alun-alun ini tidak hanya indah dipandang, tapi juga menjadi ruang publik yang produktif, tempat masyarakat bisa berinteraksi dan pelaku UMKM bisa berkembang,” ujar Bupati Jeje, Kamis (9/10/2025).
Alun-alun tersebut sebelumnya dibangun pada masa kepemimpinan mantan Bupati Hengky Kurniawan, dengan anggaran sekitar Rp10,4 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat. Proyek itu mulai dikerjakan setelah seremoni groundbreaking pada 21 Maret 2023.
Jeje menegaskan, penataan ulang alun-alun dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan merupakan bagian dari upayanya menghadirkan wajah baru Bandung Barat, wilayah yang lebih tertib, bersih, dan berdaya ekonomi.
Dengan penataan baru ini, Pemkab Bandung Barat berharap Alun-Alun KBB bisa menjadi simbol kebanggaan masyarakat sekaligus destinasi rekreasi keluarga yang representatif di jantung pemerintahan daerah.
Alun-alun KBB memiliki luas 2,5 hektare. Dibangun sebagai sarana publik, tempat bermain, ruang terbuka hijau, dan sarana berinteraksi masyarakat.
Rencana pembangunan ruang publik di lokasi tersebut pernah digagas pada masa Bupati Abubakar, tepatnya pada tahun 2018. Ketika itu dinamakan Plaza Bung Karno
Ketika itu, rencananya juga akan dibangun patung Bung Karno karya seniman patung ternama I Nyoman Nuarta. Namun, ketika itu baru dilaksanakan pembangunan tahap pertama yang menelan anggaran Rp 3,5 miliar.*





