Fakta Baru Kematian IRT di Cimahi, Kasat Reskrim: Terdengar Keributan di Malam Kejadian

Jasad IRT tengah dibawa ke mobil ambulans di Kampung Lembur Sawah, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi,Senin (20/10/2025) pagi.(Dicky Mawardi/Satumedi).**

SATUMEDIA.ID – Polisi sudah memeriksa 8 orang saksi terkait kasus kematian seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Tati Kurniati (55) di rumahnya sendiri,  Kampung Lembur Sawah, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi,Senin (20/10/2025) pagi.

Korban ditemukan tewas dengan luka pada bagian kepala, menimbulkan dugaan  adanya tindak kekerasan.

Jasad Tati pertama kali ditemukan oleh anak sulungnya, Candra, sekitar pukul 05.30 WIB. Sontak, kabar itu mengguncang lingkungan sekitar yang mengenal korban sebagai sosok ramah dan dikenal membuka usaha rental PlayStation di rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Teguh Kumara, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Hingga kini, delapan orang saksi telah dimintai keterangan, termasuk anak korban.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan. Untuk saksi yang diperiksa sudah delapan orang, termasuk keluarga korban,” ujar Teguh, Selasa (21/10/2025).

Dari keterangan beberapa saksi, malam sebelum korban ditemukan tewas, sempat terdengar keributan dari dalam rumah korban sekitar pukul 23.30 WIB. Salah seorang warga yang datang hendak mengembalikan alat permainan PS juga mengaku tidak mendapat jawaban saat mengetuk pintu.

“Tetangga mendengar ada ribut-ribut di rumah itu. Tapi ketika warga lain datang untuk mengembalikan PS, tak ada yang menjawab,” jelas Teguh.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis Sat Reskrim Polres Cimahi menunjukkan tidak ada tanda-tanda pencurian. Perhiasan dan sepeda motor korban masih utuh, dan tidak ditemukan bekas perusakan pada pintu atau jendela rumah.

“Kondisi rumah tertata rapi, tidak ada kerusakan pada pintu, dan barang berharga korban masih lengkap. Namun kami tetap akan memastikan kembali ke keluarga apakah ada yang hilang,” ujar Teguh.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan apakah ada unsur pidana di balik kematian tragis ini. Autopsi jasad korban telah dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian secara pasti.

“Kami belum bisa menyimpulkan motifnya. Secara kasat mata memang ada luka di bagian kepala, tapi kami tunggu hasil autopsi,” kata Teguh.

Kasus kematian Tati Kurniati kini menjadi perhatian warga Cimahi. Polisi bekerja keras untuk  mengungkap misteri di balik tewasnya ibu rumah tangga yang dikenal baik itu.*
.

Pos terkait