Survei DPD Partai Golkar Jabar: Dikdik Unggul Jauh dari Mantan Wali Kota Cimahi

Bacawalkot Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan dan Ngatiyana.(Instagram)**

SATUMEDIA.ID – Nama Dikdik Nugrahawan mengungguli Ali Hasan dan Ngatiyana sebagai bakal calon Wali Kota Cimahi berdasarkan hasil survei internal DPD Partai Golkar Jawa Barat. Survei dilakukan pada periode 17 sampai 20 Mei 2024

Dikdik Nugrahawan saat ini masih menjabat sebagai Sekda Kota Cimahi, sementara Ngatiyana merupakan m
antan Wali Kota Cimahi, dan Ali Hasan merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi.

Survei internal yang dilakukan partai berlambang pohon beringin tersebut dilakukan tiga kali.

Perwakilan Tim Tujuh (Desk Pilkada Partai Golkar) Budi Setiawan mengatakan,
pada survei pertama, Dikdik meraih 54,5 persen disusul Ngatiyana 33,1 persen.

Begitupun pada survei kedua, Dikdik
mendapat nilai tertinggi yakni 46,8 persen. Sedangkan Ngatiyana mendapat n30,3 persen.

”Begitupun pada survei ketiga pak Dikdik masih menduduki posisi pertama dengan meraih 56,5 persen dan pak Ngatiyana 31,3 persen,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (29/5/2024).

Ia menambahkan, begitupun ketika disimulasikan jika terjadi dua pasangan, mantan Wali Kota Dikdik juga masih tertinggi yakni 56,5 persen unggul jauh dari Ngatiyana 33,2 persen.

Hanya saja, lanjut Budi, meski nama Dikdik berada di atas nama calon wali kota lainnya. Pihaknya belum bisa memastikan jika Golkar bakal langsung mengusung Sekda Kota Cimahi itu.

“DPD tingkat kabupaten/kota itu sifatnya hanya mengusulkan nama. Karena keputusan untuk mengusung siapa calon Wali Kota yang bakal maju tetap ada di DPP Golkar. Rekom itu tetap akan dikeluarkan oleh DPP,” tandasnya.

Namun Budi optimistis jika Dikdik akan mendapat rekomendasi dari DPP. Pasalnya, berdasarkan hasil survei selalu menempati posisi pertama.

Selain itu, Budi menjelaskan, pertimbangan mengusulkan nama Dikdik Suratno Nugrahawan untuk menjadi bakal calon Wali Kota Cimahi mengacu pada hasil capaian kerja yang dilakukan sejak menjadi staf di Pemkot Cimahi hingga menjadi Sekda dan juga saat menjadi Pj Wali Kota Cimahi.

”Beliau sangat mengenal Cimahi, merupakan seorang pejabat karir yang berprestasi sejak masih staf hingga menjadi sekda dan Pj Wali Kota,” ujarnya.*

Pos terkait