Drama Kemenangan Persib 3-1 atas Borneo FC, Kabar Duka Iringi Laga di GBLA

Di balik gemuruh kemenangan, suasana duka menyelimuti Stadion GBLA. Seorang Bobotoh bernama Sutiana (55), yang duduk di tribun VIP Barat Selatan, meninggal dunia akibat serangan jantung saat laga Persib vs Borneo, Jumat (5/12/2025).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Persib Bandung menuntaskan ambisinya membungkam pemuncak klasemen Borneo FC pada laga tunda pekan kelima Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (5/12/2025). Tertinggal lebih dulu, Maung Bandung bangkit dan mengamankan kemenangan meyakinkan 3-1.

Borneo FC membuka keunggulan melalui sepakan Joel Vinicius pada menit ke-18. Namun, Persib merespons dengan determinasi tinggi. Ramon “Tanque” De Andrade Souza menyamakan kedudukan pada menit ke-40, sebelum Federico Barba membawa Persib berbalik unggul lima menit setelah jeda. Saddil Ramdani menutup pesta gol pada menit ke-90+6.

Tambahan tiga poin membuat Persib tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 28 poin dari 12 laga. Meski begitu, jarak dengan Borneo FC di puncak klasemen kini terpangkas menjadi lima angka, menjaga persaingan gelar tetap ketat.

Kabar Duka di Tengah Euforia GBLA

Di balik gemuruh kemenangan, suasana duka menyelimuti Stadion GBLA. Seorang Bobotoh bernama Sutiana (55), yang duduk di tribun VIP Barat Selatan, meninggal dunia akibat serangan jantung saat laga berlangsung.

Petugas medis sempat memberikan pertolongan pertama sebelum almarhum dievakuasi ke RSUD Kota Bandung di Ujungberung. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dan Head of Communication, Adhi Pratama, turut mendampingi proses penanganan lanjutan di rumah sakit.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak klub menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Sutiana.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami atas nama Persib turut berduka atas meninggalnya Pak Sutiana saat menyaksikan pertandingan di Stadion GBLA. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Adhit dikutip dari laman Persib.

Kemenangan penting Persib pun ditutup dengan doa untuk almarhum, yang wafat saat mendukung tim kesayangannya secara langsung di stadion.*

Pos terkait