SATUMEDIA.ID – Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra turun langsung ke lapangan untuk mengatur arus lalu lintas di Simpang Beatrix, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (28/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Kepadatan arus lalu lintas mulai terlihat di kawasan Lembang seiring meningkatnya mobilitas wisatawan. Sejumlah titik yang mengalami lonjakan volume kendaraan berada di sekitar objek wisata populer, seperti Farmhouse, Floating Market, serta sejumlah destinasi wisata lainnya.
Simpang Beatrix menjadi salah satu titik krusial karena merupakan pertemuan arus kendaraan dari tiga arah, yakni Lembang–Bandung, Bandung–Lembang, serta Jalan Kolonel Masturi menuju Lembang. Kondisi tersebut membuat pengaturan lalu lintas ekstra diperlukan untuk mencegah kemacetan berkepanjangan.
AKBP Niko mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah atau one way sepenggal, guna mengurai kepadatan.
“Kami telah memprediksi adanya peningkatan arus lalu lintas selama libur panjang Nataru dan pergantian tahun ini,” ujar Niko di sela pengaturan lalu lintas.
Menurut dia, penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. “Skema one way sepenggal akan diterapkan apabila terjadi penumpukan kendaraan, seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Selain rekayasa arus, Polres Cimahi juga menambah jumlah personel di sejumlah titik rawan kemacetan, terutama di kawasan wisata Lembang. Penambahan personel tersebut bertujuan memastikan kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami perkuat jumlah personel agar pengaturan lalu lintas lebih optimal, khususnya di lokasi wisata. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Niko.
Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan merupakan wujud komitmen Polri dalam melayani masyarakat, sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”.





