Kasus Serangan Anjing, DKPP Kota Bandung Lakukan Observasi Rabies Selama 14 Hari

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung bergerak cepat menangani insiden serangan anjing terhadap seorang warga di Kelurahan Warung Muncang.(Tangkapan layar).**

SATUMEDIA.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung bergerak cepat menangani insiden serangan anjing terhadap seorang warga di Kelurahan Warung Muncang. Penanganan dilakukan secara terpadu bersama perangkat kewilayahan dan dinas terkait untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga aspek kesehatan hewan.

Sebagai langkah awal, DKPP telah berkoordinasi dengan aparat Kelurahan Warung Muncang serta memfasilitasi mediasi antara orang tua korban dan pemilik anjing. Upaya ini ditempuh untuk menyelesaikan persoalan di tingkat lingkungan secara kekeluargaan.

Di sisi lain, DKPP juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung guna memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang memadai. Berdasarkan laporan, korban telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pindad.

Untuk menelusuri kondisi kesehatan hewan, DKPP bersama petugas Kecamatan Andir melakukan inspeksi ke lokasi kandang anjing di Kelurahan Dungus Cariang. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari prosedur penanganan kasus yang melibatkan hewan berisiko rabies.

Saat ini, anjing yang diduga terlibat dalam insiden tersebut menjalani masa observasi selama 14 hari. Observasi dilakukan guna memantau ada tidaknya gejala rabies sebagai dasar penentuan langkah lanjutan.

Apabila selama masa pemantauan tidak ditemukan indikasi rabies, DKPP akan melaksanakan vaksinasi rabies terhadap anjing tersebut sebagai upaya pencegahan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian penyakit zoonosis di lingkungan masyarakat.

Selain tindakan medis dan teknis, DKPP juga memberikan edukasi kepada pemilik anjing mengenai pentingnya kesehatan hewan dan penerapan prinsip kesejahteraan hewan. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan tanggung jawab pemilik agar hewan peliharaan tidak menimbulkan risiko bagi lingkungan sekitar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, setiap kejadian yang berkaitan dengan keselamatan warga menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Pemkot Bandung akan selalu hadir melalui perangkat dinas terkait untuk memastikan setiap kejadian ditangani sesuai SOP dan dilakukan secara profesional,” kata Farhan, Sabtu (31/1/2026).

Pos terkait