Terduga Pelaku Penganiayaan Sopir Ambulans di Cipatat Ditangkap, Polisi Dalami Motif

Ilustrasi pengeroyokan.(Ilustrasi AI).**

SATUMEDIA.ID – Polisi mengamankan terduga pelaku penganiayaan terhadap sopir ambulans yang terjadi di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Penangkapan dilakukan Unit Resmob Polres Cimahi pada Minggu (8/2/2026) malam setelah kasus tersebut menjadi perhatian publik.

Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat mengatakan, terduga pelaku diamankan sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Baros, Kota Cimahi.

“Betul, terduga pelaku telah diamankan tadi malam sekitar jam 10 di Baros, Cimahi,” ujar Gofur saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

Dari hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku mengakui telah melakukan pemukulan terhadap sopir ambulans berinisial AW (53). Meski demikian, polisi masih mendalami kronologi lengkap serta motif di balik peristiwa tersebut.

“Sementara memang ada pengakuan bahwa terduga pelaku melakukan pemukulan. Namun penyidikan masih terus berjalan,” katanya.

Menurut Gofur, sejumlah pengemudi ambulans juga sempat mendatangi Polres Cimahi pada Minggu malam untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan dukungan kepada korban. Polisi menerima audiensi tersebut dan memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional.

Kasus ini bermula dari cekcok di Jalan Raya Cirawa–Nyalindung, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolsek Cipatat Iwan Setiawan menjelaskan, saat itu korban sedang mengemudikan ambulans yang membawa pasien menuju RSUD Cikalongwetan. Di jalan yang sempit, ambulans berpapasan dengan kendaraan lain hingga keduanya berhenti karena tidak ada yang mengalah.

Korban sempat menjelaskan kondisi darurat yang sedang dihadapinya dengan membuka pintu belakang ambulans agar pasien terlihat. Namun, situasi justru memanas dan berujung dugaan pemukulan.

“Menurut keterangan korban, dia dipukul di bagian mulut dan dada,” kata Iwan.

Peristiwa tersebut memicu solidaritas dari komunitas sopir ambulans yang datang beramai-ramai ke Polsek Cipatat untuk memberikan dukungan dan memastikan laporan diproses.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami motif pelaku sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.*

Pos terkait