SATUMEDIA.ID – Nelayan kecil di pesisir Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini terbantu dengan hadirnya penerangan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) portabel untuk aktivitas melaut pada malam hari.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Paket penerangan PLTS dipasang di kapal nelayan dan terdiri dari panel surya, baterai penyimpanan energi, serta lampu penerangan.
Panel surya ditempatkan di bagian atas perahu untuk menyerap sinar matahari pada siang hari. Energi yang terkumpul kemudian disimpan dalam baterai dan digunakan sebagai sumber listrik untuk penerangan saat nelayan melaut pada malam hari.
Program ini dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas sekaligus penghematan biaya operasional nelayan.
Salah satu penerima manfaat, Budiman, nelayan yang telah melaut sejak tahun 2000, mengaku merasakan perubahan signifikan setelah menggunakan PLTS. Sebelumnya, ia hanya mengandalkan senter kepala yang kerap bermasalah saat terkena air laut.
“Sekarang penerangannya terang dan konsisten dari malam sampai pagi. Dulu karena pegal dan khawatir lampu mati, saya hanya bisa menebar jaring beberapa kali. Dengan PLTS, saya bisa sampai lima atau enam kali semalam. Penghasilan pun terasa bertambah,” ujar Budiman dikutip, Jumat (20/2/2026).
Hal serupa disampaikan Kiki Mulyana, nelayan yang telah 10 tahun melaut. Ia mengatakan sebelumnya bergantung pada aki yang mudah rusak dan membutuhkan biaya penggantian.
“Dengan energi surya, kami jauh lebih hemat. Penerangannya luas, membantu memilih ikan dan untuk navigasi supaya tidak terjadi kecelakaan, apalagi di jalur sungai yang sempit. Bahkan di darat pun bisa dipakai untuk memperbaiki jaring,” kata Kiki.
Selain mendukung aktivitas di laut, pemanfaatan energi surya juga dinilai membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga nelayan, terutama di wilayah yang masih minim akses penerangan.
Penjabat Sementara (Pjs.) Corporate Secretary Pertamina NRE, Rizki Vistiari, mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.
“Kami percaya transisi energi harus menghadirkan dampak nyata di tingkat tapak. Melalui pemanfaatan energi surya, kami ingin membantu nelayan meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan,” ujar Rizki.
Ia menambahkan, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir.*

