SATUMEDIA.ID – Sapi dengan bobot 1,28 ton milik Entang Sutanda (44) warga Kampung Babakan Cinta RT 01/RW 04, Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipiih jadi hewan kurban Presiden Joko Widodo untuk Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
Sapi yang diberinama Pancasona ini dibeli presiden dengan harga Rp100 juta. Rencananya akan disembelih jadi hewan kurban Jokowi di Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor.
Entang Sutanda mengatakan, Pancasona merupakan sapi hasil persilangan jenis sapi
FH dan Simental. Memiliki bobot 1,28 ton dan tinggi badan 168 centimeter.
Dirinya tak menyangka sama sekali jika sapi yang sudah berusia 3 tahun itu terpilih menjadi sapi kurban Presiden Jokowi.
“Tidak menyangka sama sekali. Sebelumnya saya sudah dua kali mengikuti seleksi hewan kurban untuk presiden, tapi selalu gagal. Baru yang ketiga inilah berhasil terpilih. Saya senang dan bahagia,” kata Entang, Minggu (16/6/2024).
Ia mengatakan, Pancasona terpilih menjadi sapi kurban presiden melalui seleksi ketat. Sapi yang ikut seleksi harus memenuhi standar berat badan, tinggi badan, dan harus dipastikan sehat berdasarkan pemeriksaan cek darah, penyakit mulut dan kuku (PMK), dan Lumpy Skin Desease (LSD).
“Pemilihan sapi kurban Jokowi ini berdasarkan hasil seleksi ketat yang diikuti oleh sejumlah peternak di beberapa daerah. Pancasona sudah diperiksa oleh dinas maupun kementerian sejak sebulan lalu,” sebutnya.
Ia menceritakan, Pancasona tadinya dibesarkan sebagai hewan kontes. Memiliki badan yang besar dan kuat serta coraknya yang cantik.
“Belum sempat ikut kontes, saya keburu tertarik mengikutsertakan pada seleksi hewan kurban presiden. Alhamdulillah terpilih,” ujarnya.
Ia sempat memasang harga Rp105 juta, namun pihak Istana menawar Rp100 juta. Tak butuh waktu lama setelah tercapai kesepakatan, peternak sapi ini sudah menerima pembayaran.
Plt Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB, Wiwin Apriyanti mengungkapkan ada dua sapi asal Bandung Barat yang terpilih menjadi hewan kurban presiden.
“Sapi dengan bobot 1,28 ton milik peternak asal Cisarua yang akan dijadikan hewan kurban di Istana Presiden Bogor. Sedangkan sapi seberat 800 kilogram milik peternak di Lembang untuk hewan kurban di Istana Presiden di Cipanas, Kabupaten Cianjur,” kata Wiwin.*





