Jelang Iduladha, Dispernakan KBB Bekali DKM Teknik Penyembelihan Kurban

Dispernakan KBB menggelar bimtek penyembelihan hewan kurban bagi 30 perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).(Tangkapan layar Instagram Dispernakan KBB).**

SATUMEDIA.ID – Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar bimbingan teknis (bimtek) penyembelihan hewan kurban bagi 30 perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari berbagai wilayah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kurban tidak hanya sah secara syariat Islam, tetapi juga memenuhi standar kesehatan dan prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti, menegaskan bahwa pemahaman teknis menjadi kunci dalam menjaga kualitas ibadah kurban. Ia mengingatkan, proses penyembelihan tidak boleh dilakukan secara asal, melainkan harus mengikuti ketentuan agama sekaligus memperhatikan kesejahteraan hewan.

“Penyembelihan harus dilakukan dengan benar, menggunakan alat tajam, cepat, dan sesuai syariat agar hewan tidak tersiksa serta hasilnya halal dan aman dikonsumsi,” ujar Wiwin, Senin (27/4/2026).

Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari teknik penyembelihan yang tepat hingga kriteria hewan kurban yang layak. Untuk kambing atau domba, usia minimal satu tahun, sementara sapi atau kerbau minimal dua tahun yang ditandai dengan tumbuhnya gigi tetap.

Selain itu, kondisi kesehatan hewan juga menjadi perhatian utama. Hewan yang akan dikurbankan harus dalam kondisi sehat, aktif, tidak memiliki penyakit menular, serta bebas dari gejala seperti demam atau diare.

Wiwin menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum penyembelihan atau antemortem sebagai langkah awal menjamin keamanan daging yang akan dikonsumsi masyarakat.

Tak berhenti di proses penyembelihan, bimtek juga membahas manajemen kurban secara menyeluruh, mulai dari penanganan hewan sebelum disembelih, teknik pemotongan yang higienis, hingga pengolahan dan distribusi daging.

“Dengan pemahaman yang baik, pelaksanaan kurban bisa berjalan tertib, aman, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.*

 

 

Pos terkait