Atap Beton Pasar Soreang Ambruk, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka-luka

Atap beton di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung  tiba-tiba ambruk pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Atap beton di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung  tiba-tiba ambruk pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Reruntuhan bangunan tersebut menimpa sejumlah warga yang berada di bawahnya.

Peristiwa terjadi di Blok III kawasan Penggilingan Tepung Pasar Soreang. Saat kejadian, sedikitnya empat orang berada tepat di bawah atap yang roboh.

Akibat insiden tersebut, satu orang laki-laki dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, Edo, mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Setelah mendapatkan laporan kami langsung ke TKP karena memang tidak berjauhan, sehingga respon time di bawah 10 menit kami sudah sampai di lokasi,” ujar Edo di lokasi kejadian.

Saat tiba di tempat kejadian perkara, petugas menemukan seorang laki-laki telah meninggal dunia di area runtuhan. Hingga kini identitas korban tewas tersebut masih belum diketahui.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi bersama aparat kepolisian, BPBD, Satpol PP, dan pihak kecamatan guna memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun material bangunan.

Korban meninggal dunia selanjutnya dievakuasi setelah mendapat persetujuan dari pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, tiga korban lainnya yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Soreang untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketiga korban luka tersebut terdiri dari satu laki-laki, satu perempuan dewasa, dan satu anak di bawah umur. Dari ketiganya, baru satu korban yang telah diketahui identitasnya, yakni Cucu Cuningsih, warga Kampung Cipeundeuy RT 01/RW 21, Desa Soreang, Kecamatan Soreang.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga menyingkirkan material bangunan yang menimpa sejumlah kendaraan. Sedikitnya lima sepeda motor berhasil dikeluarkan dari area runtuhan.

Saat ini, lokasi kejadian masih dalam penanganan aparat kepolisian. Proses penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh tim Reskrim Polresta Bandung.

Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar area runtuhan hingga proses penyelidikan selesai.

Hingga kini, penyebab pasti ambruknya atap beton tersebut serta jumlah kios yang terdampak masih dalam penyelidikan pihak berwenang.*

Pos terkait