SATUMEDIA.ID – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Ribuan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disiagakan di berbagai titik strategis, terutama di jalur utama Trans Jawa.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, turun langsung meninjau kesiapan SPKLU Center di sejumlah rest area, di antaranya Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang. Kedua titik ini menjadi bagian dari lima SPKLU Center yang disiapkan di wilayah Jawa Tengah.
Dalam peninjauan tersebut, PLN memastikan fasilitas pengisian daya tidak hanya memadai dari sisi kapasitas, tetapi juga nyaman bagi pengguna kendaraan listrik. Di Rest Area 275A, misalnya, tersedia delapan unit SPKLU dengan 10 nozzle yang dapat digunakan secara bersamaan.
“Pengguna merasa nyaman karena proses pengisian mudah, dan tersedia lounge serta posko untuk beristirahat,” ujar Arsyadany dalam keterangan tertulis dikutip, Sabtu (21/3/2026).
Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi. Sebanyak 1.681 unit di antaranya tersebar di jalur mudik Trans Sumatera–Jawa–Bali, dengan jarak rata-rata antar SPKLU sekitar 22 kilometer.
Kehadiran SPKLU Center menjadi salah satu andalan karena dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging (UFC) yang mampu memangkas waktu pengisian daya secara signifikan dibandingkan pengisian cepat biasa. Selain itu, SPKLU Center memiliki kapasitas besar, yakni 10 hingga 20 slot pengisian sekaligus, guna mengantisipasi lonjakan pengguna saat puncak arus mudik.
Tak hanya itu, fasilitas penunjang seperti ruang tunggu nyaman, layanan 24 jam, hingga teknologi simultaneous charging yang memungkinkan satu alat mengisi dua kendaraan sekaligus turut disiapkan.
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menyebutkan bahwa seluruh infrastruktur di wilayahnya telah melalui tahap pengecekan menyeluruh.
“Saat ini terdapat 305 unit SPKLU di 192 lokasi di Jawa Tengah dan semuanya dipastikan siap beroperasi optimal selama masa siaga Idulfitri,” kata dia.
Dari sisi pengguna, kehadiran SPKLU Center dinilai sangat membantu. Bintang, salah satu pemudik pengguna kendaraan listrik, mengaku lebih tenang melakukan perjalanan karena titik pengisian semakin banyak dan cepat.
“Pengisian dayanya cepat dan fasilitasnya nyaman. Jadi perjalanan mudik terasa lebih aman,” ujarnya.
Khusus di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, PLN menyiagakan 79 unit SPKLU di 24 rest area dengan berbagai jenis pengisian, mulai dari Ultra Fast Charging hingga Standard Charging. Selain itu, 3.606 personel turut disiagakan, lengkap dengan SPKLU mobile untuk kondisi darurat.
Untuk memudahkan pengguna, seluruh SPKLU telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile yang dilengkapi fitur Trip Planner dan AntreEV. Fitur ini memungkinkan pengguna merencanakan rute, menemukan lokasi SPKLU, hingga memantau antrean secara real-time.
PLN juga membuka layanan darurat 24 jam melalui aplikasi, Contact Center 123, dan WhatsApp guna memastikan perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik tetap aman dan lancar.*





