WFH Bikin Tagihan Listrik Rumah Melonjak, PLN Siapkan Solusi Tambah Daya via PLN Mobile

Foto ilustrasi kerja di rumah.(Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Kebijakan work from home (WFH) yang kembali dijalankan pemerintah tak hanya mengubah pola kerja masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada lonjakan biaya listrik rumah tangga. Seiring meningkatnya aktivitas di dalam rumah, penggunaan perangkat elektronik pun menjadi lebih intens, memicu kenaikan konsumsi listrik harian.

PT PLN (Persero) mencatat, selama periode WFH, kebutuhan daya listrik pelanggan cenderung meningkat. Hal ini dipicu oleh penggunaan perangkat seperti laptop, pendingin ruangan (AC), hingga peralatan penunjang kerja lainnya yang menyala lebih lama dari biasanya.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengungkapkan bahwa perubahan pola aktivitas ini berimbas pada kenaikan tagihan listrik bulanan masyarakat.

“Penggunaan perangkat elektronik saat bekerja dari rumah lebih intens dan berlangsung lebih lama, sehingga kebutuhan daya listrik ikut meningkat,” ujar Gregorius dalam siaran pers dikutip Senin (20/4/2026).

Menurutnya, kondisi ini membuat sebagian pelanggan perlu menyesuaikan kapasitas listrik di rumah agar aktivitas tetap berjalan lancar tanpa gangguan. Untuk itu, PLN menyediakan solusi praktis melalui aplikasi digital.

Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat dengan mudah mengajukan penambahan daya listrik tanpa harus datang ke kantor layanan. Prosesnya dilakukan secara daring, mulai dari pengajuan hingga pembayaran, dan dapat dipantau langsung melalui aplikasi.

Tak hanya itu, PLN Mobile juga menghadirkan berbagai layanan dalam satu platform, seperti pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga pencatatan meter mandiri.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan listrik selama WFH agar lonjakan biaya tetap terkendali. Penggunaan perangkat hemat energi serta pengaturan waktu pemakaian dinilai dapat membantu menekan beban tagihan bulanan.

Dengan meningkatnya tren bekerja dari rumah, pengelolaan konsumsi listrik menjadi kunci agar produktivitas tetap terjaga tanpa harus terbebani biaya listrik yang terus membengkak.*

Pos terkait