SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peran generasi muda melalui Grand Final Seleksi Pemuda Pelopor dan Pemuda Prakarsa 2026 yang digelar di Hotel Grand Sunshine Soreang, Kamis (2/4/2026).
Ajang yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung ini menjadi panggung bagi para pemuda terbaik untuk menunjukkan gagasan, inovasi, sekaligus aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Mengusung semangat penggalian potensi daerah, kegiatan ini tak sekadar kompetisi, melainkan ruang pembuktian bahwa anak muda mampu menjadi motor perubahan.
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menilai, para finalis yang tampil merupakan sosok-sosok terpilih yang telah melewati proses panjang dan ketat.
“Mereka bukan hanya punya ide, tapi juga sudah membuktikan karya dan kontribusinya. Inilah pemuda-pemuda yang siap menjadi penggerak kemajuan daerah,” ujar Ali.
Ia menegaskan, keberadaan pemuda pelopor dan prakarsa sangat strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, pemerintah hadir untuk memberikan dukungan sekaligus pengakuan atas dedikasi mereka.
Menurut Ali, momentum grand final ini diharapkan melahirkan figur-figur muda yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga mampu menularkan semangat perubahan di tengah masyarakat.
“Kami ingin pemuda Kabupaten Bandung tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pelaku utama pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah menekankan bahwa seleksi ini dirancang sebagai proses berkelanjutan dalam membina karakter dan kapasitas generasi muda.
Ia menjelaskan, peserta telah melewati sejumlah tahapan mulai dari seleksi administrasi, wawancara, karantina, hingga penelusuran lapangan (fact finding) sebelum akhirnya masuk ke babak puncak.
“Tujuan kami bukan hanya memilih yang terbaik, tetapi juga membangun ekosistem kepemudaan yang aktif, inovatif, dan kolaboratif,” ujar Dicky.
Lebih jauh, ia menyebut ajang ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan pemuda yang mampu bersaing di level provinsi hingga nasional, sekaligus memperkuat jejaring antar pelaku kepeloporan di berbagai bidang.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Grand Final Pemuda Pelopor dan Prakarsa 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi muda Kabupaten Bandung yang tangguh, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.*





