SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan santunan sebesar Rp50 juta bagi keluarga korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang dipicu cuaca ekstrem, Sabtu (4/4/2026).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami sangat prihatin. Kita tidak ingin kejadian ini terulang kembali,” ujar Farhan dalam siaran pers yang dikutip Senin (6/4/2026).
Selain menyalurkan santunan, Pemkot Bandung juga mengerahkan seluruh dinas untuk menangani dampak bencana di berbagai titik. Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi terdampak, seperti Microlibrary Bima di Jalan Bima, kawasan Jalan Citepus 3 RW 10 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo, Jalan Cihapit, serta SDN 023 Pajagalan.
Dalam penanganan tersebut, Farhan didampingi berbagai perangkat daerah, termasuk Diskominfo, DPKP, Disdik, Disdamkarmat, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Ia juga menyoroti banyaknya kejadian pohon tumbang akibat angin kencang, yang dinilai sebagai kondisi luar biasa karena pohon-pohon besar merupakan ciri khas Kota Bandung.
Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Bandung akan segera melakukan koordinasi lintas dinas untuk pemangkasan dan perapihan pohon-pohon yang berpotensi tumbang, guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.
Di sisi lain, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.*





