Pelajar SMP di Bandung Barat Diduga Diculik, Terekam CCTV Masuk Mobil Bersama Dua Pria

SATUMEDIA.ID – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan seorang pelajar SMP masuk ke dalam mobil bersama dua pria viral di media sosial. Peristiwa tersebut mengarah pada dugaan penculikan terhadap anak berinisial NZK (13), warga Kampung Bojong Tangkalak, RT 03/RW 04, Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dalam video yang beredar, korban yang mengenakan kerudung terlihat berbincang dengan dua pria sebelum akhirnya mengikuti mereka dan masuk ke dalam sebuah mobil jenis Toyota Agya bernomor polisi D 1544 UAT.

Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penculikan tersebut pada 8 April 2026 dan langsung melakukan penyelidikan.

“Memang betul kita sudah menerima laporan itu tanggal 8 April 2026. Kami langsung menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Sholehuddin saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).

Polisi kemudian melakukan penelusuran awal dengan mengidentifikasi kendaraan yang digunakan untuk membawa korban. Hasilnya, mobil tersebut diketahui pernah dimiliki oleh seseorang di wilayah Cigondewah. Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, kendaraan itu ternyata telah disita oleh pihak leasing karena pemiliknya menunggak pembayaran.

“Kita telusuri terkait kendaraan yang dipakai, kita sudah datangi ke Cigondewah pemiliknya pertamanya, tetapi mobil itu sudah ditarik oleh leasing karena setorannya mandek,” ungkap Sholehuddin.

Saat ini, polisi masih melakukan penelusuran lanjutan dengan mencari pihak leasing guna mengetahui riwayat kepemilikan dan penggunaan terakhir kendaraan tersebut. Selain itu, aparat juga mendalami kronologi kejadian berdasarkan rekaman CCTV yang telah dikumpulkan.

Dari rekaman tersebut, korban tampak tidak menunjukkan tanda-tanda perlawanan saat diajak berbicara oleh kedua pria yang diduga berusia muda dan dewasa sebelum akhirnya masuk ke dalam mobil.

“Jadi anak itu didatangi oleh dua orang laki-laki, entah apa pembicaraannya. Kalau lihat di CCTV anak itu mau ikut saja ke mobilnya mereka,” jelas Sholehuddin.

Hingga kini, keberadaan NZK masih belum diketahui. Kepolisian terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus dugaan penculikan tersebut.

“Kita terus melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan segera terungkap,” kata Sholehuddin.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban atau kendaraan yang digunakan agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat guna membantu proses pencarian.*

Pos terkait