Tips Memilih Hewan Kurban Sehat, Dispernakan KBB: Mata Jernih hingga Kaki Kokoh

Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli hewan kurban.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli hewan kurban. Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengingatkan warga agar tidak hanya tergiur harga murah, tetapi juga memastikan kondisi hewan benar-benar sehat dan layak dikurbankan.

Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Apriyanti, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban sangat penting, bukan hanya untuk memenuhi syariat agama, tetapi juga demi menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

“Hewan yang sehat pasti bergerak lincah, responsif terhadap lingkungan sekitar, memiliki nafsu makan yang baik, serta tidak terlihat lesu atau berjalan sempoyongan yang bisa menjadi tanda adanya penyakit tersembunyi,” kata Wiwin, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, masyarakat perlu memperhatikan kondisi fisik hewan secara menyeluruh sebelum memutuskan membeli. Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan mulai dari melihat perilaku hewan hingga mengecek bagian tubuh tertentu yang rentan menunjukkan gejala penyakit.

Wiwin menjelaskan, mata hewan sehat umumnya tampak jernih, bersih, dan tidak berair. Mata yang merah atau berlendir bisa menjadi indikasi infeksi. Selain itu, kondisi mulut dan pernapasan juga harus diperhatikan.

“Mulut harus bersih, tidak mengeluarkan cairan berlebih, dan pernapasan hewan normal tanpa terdengar sesak atau berat,” ujarnya.

Sementara pada bagian hidung, hewan sehat biasanya memiliki permukaan yang lembap secara wajar tanpa lendir pekat ataupun bau menyengat. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator penting kesehatan ternak.

Tak hanya itu, Dispernakan KBB juga meminta warga memperhatikan kondisi kulit dan bulu hewan kurban. Hewan yang sehat umumnya memiliki bulu bersih, rapi, dan tidak rontok berlebihan.

“Kulit juga harus bebas dari luka, jamur, koreng, maupun kutu yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh hewan,” ucap Wiwin.

Kondisi kaki dan bentuk tubuh hewan pun tak luput dari perhatian. Hewan kurban yang baik harus memiliki kaki kokoh, tidak pincang, dan mampu menopang tubuh dengan baik. Bentuk tubuh ideal ditandai badan yang berisi, namun tidak terlalu kurus ataupun terlalu gemuk.

Sebagai langkah antisipasi, Dispernakan KBB mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di tempat penjualan resmi yang telah diperiksa petugas kesehatan hewan.

“Hewan yang sudah diperiksa resmi berarti telah melalui tahapan seleksi kesehatan sehingga aman untuk dikurbankan dan dikonsumsi bersama masyarakat,” tandasnya.*

Pos terkait