Miras Picu Kecelakaan Saat Perayaan Juara Persib, Dua Orang Tewas

Perayaan Persib juara dipadati puluhan hingga ratusan ribu Bobotoh di Kota Bandung, Minggu (24/5/2026).(Dok.Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Euforia kemenangan Persib Bandung berubah menjadi duka. Di tengah pesta besar yang dipenuhi ribuan suporter, dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu konsumsi minuman keras (miras).

Pemerintah Kota Bandung pun langsung bergerak cepat dengan menyiapkan razia besar-besaran terhadap peredaran miras ilegal.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat perayaan kembali bertambah pada Minggu malam.

“Semalam ditemukan lagi korban wafat yang kedua. Kecelakaan lalu lintas karena minuman keras lagi,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (25/5/2026).

Maraknya konsumsi miras juga terlihat dari hasil pembersihan di lapangan. Dalam dua malam perayaan, petugas mengangkut tumpukan botol minuman keras hingga memenuhi satu mobil pick up. Pemkot menilai kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa.

Farhan menegaskan, Pemkot Bandung bersama aparat kepolisian akan melakukan razia besar-besaran terhadap peredaran miras ilegal, mulai dari jalur distribusi hingga titik penjualan tanpa izin.

“Kita akan habis-habisan. Yang ilegal-ilegal kita sikat semua,” tegasnya.

Selain penindakan miras, Pemkot Bandung memastikan tidak ada lagi agenda pesta besar terkait kemenangan Persib dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk mencegah munculnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dampak perayaan juga terasa di sektor kebersihan kota. Volume sampah meningkat sekitar 10 persen dalam dua hari terakhir dengan tambahan mencapai 50 ton. Sampah didominasi botol plastik, kemasan makanan, hingga botol minuman keras yang tersebar di jalur konvoi dan titik keramaian.

Petugas gabungan turut menemukan sejumlah warga dalam kondisi mabuk di beberapa ruang publik hingga dini hari. Kondisi tersebut membuat patroli dan operasi pembersihan dilakukan sepanjang malam untuk menjaga situasi tetap terkendali.

Tak hanya meninggalkan sampah, pesta kemenangan Persib juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum. Sedikitnya 35 taman kota dilaporkan mengalami kerusakan akibat tingginya aktivitas massa selama perayaan berlangsung.

Meski diwarnai berbagai persoalan, Farhan tetap memandang euforia juara Persib sebagai luapan kebahagiaan warga Bandung yang sulit dibendung.

“Ini mungkin pesta terbesar tahun ini. Tapi tidak apa-apa, tiga hari pesta untuk 362 hari kebahagiaan,” katanya.*

Pos terkait