Kloter Pertama Haji Cimahi Tiba di Tanah Air dengan Selamat

Foto ilustrasi haji.(Dok.Kementerian Haji dan Umrah).**

SATUMEDIA.ID – Kota Cimahi mencatat capaian positif dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Sebanyak 441 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama telah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi, Nandang Rahayu, mengatakan seluruh jemaah berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci tanpa kendala serius. Tidak ada jemaah yang meninggal dunia, tertinggal di Arab Saudi, maupun mengalami gangguan kesehatan berat selama pelaksanaan haji.

Menurut Nandang, keberhasilan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga jemaah maupun pemerintah daerah yang terus memantau proses penyelenggaraan haji sejak keberangkatan hingga kepulangan.

“Seluruh jemaah asal Kota Cimahi kembali dengan selamat. Tidak ada yang wafat, tidak ada yang tertinggal, dan semuanya pulang dalam kondisi sehat,” ujar Nandang, Senin (8/6/2026).

Meski pemulangan kloter pertama telah selesai, proses kepulangan jemaah haji asal Cimahi masih berlanjut. Sebanyak 115 jemaah yang tergabung dalam rombongan berikutnya dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Kertajati pada 17 Juni 2026 pukul 14.40 WIB.

Setelah menyelesaikan proses kedatangan dan pemeriksaan di bandara, para jemaah akan diberangkatkan menuju Cimahi sekitar pukul 16.10 WIB. Perjalanan menuju kota tujuan diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam.

“Kami berharap seluruh proses kepulangan kloter berikutnya juga berjalan lancar sehingga para jemaah dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga,” katanya.

Di tengah proses pemulangan jemaah tahun ini, Nandang juga mengingatkan masyarakat yang masuk daftar tunggu keberangkatan haji tahun 2027 agar mulai mempersiapkan kondisi fisik sejak sekarang. Menurut dia, ibadah haji membutuhkan stamina yang baik karena aktivitas ibadah yang padat dan mobilitas yang tinggi.

Ia menyarankan calon jemaah membiasakan olahraga ringan secara rutin, terutama berjalan kaki, sebagai bentuk latihan fisik menjelang keberangkatan.

“Persiapan haji tidak hanya soal administrasi dan biaya. Kesehatan harus menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan optimal,” ucapnya.

Nandang berharap para calon jemaah dapat menjaga pola hidup sehat secara konsisten sehingga saat tiba waktunya berangkat ke Tanah Suci, mereka berada dalam kondisi prima dan mampu menjalankan ibadah dengan nyaman hingga kembali ke Indonesia dengan selamat.*

Pos terkait