SATUMEDIA.ID – Aksi penganiayaan terhadap seorang petugas keamanan (sekuriti) pabrik di kawasan industri Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), viral di media sosial.
Korban mengalami luka serius setelah dikeroyok dan diserang menggunakan pisau lipat oleh pelaku yang diduga tidak terima ditegur saat pesta minuman keras.
Berdasarkan video yang beredar, sekitar lima orang mendatangi area pabrik dan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan. Keributan itu kemudian berujung pengeroyokan, bahkan salah seorang pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam.
Korban, Atep (43), mengalami sejumlah luka akibat pukulan dan sabetan pisau lipat. Polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial IS (26) untuk menjalani pemeriksaan.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/7/2026) dan kini tengah ditangani penyidik.
“Korbannya merupakan seorang petugas keamanan pabrik dan terduga pelaku sudah diamankan,” ujar Gofur saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).
Gofur menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban menegur sekelompok pemuda yang sedang menggelar pesta minuman keras di sebuah warung yang berada di depan lokasi korban bekerja. Teguran tersebut memicu perselisihan hingga pelaku mengajak rekan-rekannya mendatangi korban.
Menurut dia, setelah terjadi cekcok, salah seorang pelaku menyerang korban menggunakan pisau lipat hingga mengenai bagian leher, wajah, dan kepala.
“Pelaku melakukan penganiayaan dan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka cukup parah pada bagian leher, wajah, dan kepala,” kata Gofur.
Usai melakukan penyerangan, para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Dalam pelariannya, terduga pelaku membuang pisau lipat yang diduga digunakan untuk melukai korban.
Polisi masih berupaya menemukan barang bukti tersebut sekaligus mendalami keterlibatan pelaku lain yang diduga ikut melakukan pengeroyokan.
“Senjata tajam yang digunakan pelaku dibuang dan saat ini masih dalam pencarian. Terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan, sedangkan korban masih menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung,” ujar Gofur.*





