Kemenpar Gelar Misi Penjualan Open Trip, Perkuat Wisata Domestik dan Bidik Transaksi Bisnis

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Sales Mission Wisata Open Trip Pasar Domestik di The Jogja Hotel & Conference Center, Yogyakarta, Kamis (23/7/2026).(Dok.Kemenpar).**

SATUMEDIA.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Sales Mission Wisata Open Trip Pasar Domestik di The Jogja Hotel & Conference Center, Yogyakarta, Kamis (23/7/2026). Program tersebut menjadi strategi pemerintah untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional sekaligus meningkatkan minat masyarakat berwisata di dalam negeri melalui paket perjalanan yang lebih beragam dan terjangkau.

Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha pariwisata dengan calon pembeli (buyers) potensial dalam forum bisnis yang dirancang untuk membuka peluang kerja sama sekaligus mendorong transaksi paket wisata domestik.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, misi penjualan tersebut menjadi proyek percontohan Kemenpar dalam mengembangkan ekosistem wisata domestik berbasis konsep open trip. Skema ini dinilai mampu menghadirkan produk wisata yang lebih kompetitif sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk berwisata di Indonesia.

Konsep open trip, kata Widiyanti, menawarkan kemudahan karena jadwal perjalanan, rute, fasilitas, hingga harga telah ditentukan penyelenggara. Model perjalanan ini juga dapat menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas, instansi pemerintah, perbankan, hingga perusahaan yang rutin mengadakan kegiatan outing, gathering, dan study tour.

Upaya tersebut didukung tren pertumbuhan wisatawan nusantara yang terus meningkat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2025 mencapai 1,20 miliar perjalanan atau tumbuh 17,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Memasuki lima bulan pertama 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara telah mencapai 523,22 juta perjalanan atau meningkat 2,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Mei 2026 saja, jumlah perjalanan tercatat 106,16 juta atau naik 8,83 persen dibandingkan April 2026 dan meningkat 8,69 persen dibandingkan Mei 2025.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan, kegiatan Open Trip Table Top Bangga Berwisata di Indonesia menjadi sarana mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli yang telah dikurasi Kemenpar agar menghasilkan kerja sama bisnis yang lebih efektif.

Menurut dia, berbagai paket wisata yang ditawarkan dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang, terutama generasi muda yang kini semakin menggemari konsep perjalanan open trip.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti mengatakan, pelaksanaan misi penjualan di Yogyakarta melibatkan 16 pelaku usaha pariwisata dan 45 calon pembeli potensial melalui mekanisme table top meeting.

Pelaku usaha yang terlibat berasal dari berbagai subsektor, seperti desa wisata, biro perjalanan, operator tur, penyedia transportasi, hingga industri pendukung pariwisata. Erwita berharap forum bisnis tersebut mampu menghasilkan kerja sama yang berkelanjutan, memperluas pilihan paket wisata domestik, serta memperkuat daya saing sektor pariwisata nasional.*

Pos terkait