Spring Airlines Tambah Dua Rute ke Jakarta, Indonesia Kian Mudah Dijangkau Wisatawan Tiongkok

Dua rute penerbangan baru Spring Airlines menghubungkan Guangzhou dan Shenzhen di Republik Rakyat Tiongkok dengan Jakarta.(Dok.Kemenpar).**

SATUMEDIA.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi pembukaan dua rute penerbangan baru Spring Airlines yang menghubungkan Guangzhou dan Shenzhen di Republik Rakyat Tiongkok dengan Jakarta. Langkah tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas udara sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan hadirnya rute Guangzhou–Jakarta dan Shenzhen–Jakarta merupakan bagian dari upaya mempererat kerja sama pariwisata kedua negara.

“Momentum ini ditandai dengan kedatangan dua penerbangan perdana yang berlangsung pada dua hari berturut-turut,” ujar Ni Made Ayu dalam siaran pers dikutip Sabtu (27/6/2026).

Penerbangan perdana rute Guangzhou–Jakarta mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (16/6) pukul 21.10 WIB dengan tingkat keterisian kursi mencapai 92,5 persen atau mengangkut 172 penumpang.

Selang sehari, penerbangan perdana rute Shenzhen–Jakarta tiba di bandara yang sama pada Rabu (17/6) pukul 18.20 WIB dengan tingkat keterisian mencapai 95,6 persen atau sebanyak 178 penumpang.

Kedatangan para penumpang disambut dengan pemberian cinderamata bertema Wonderful Indonesia sebagai bentuk apresiasi sekaligus sambutan dari Kementerian Pariwisata.

Ni Made Ayu menjelaskan, Spring Airlines akan mengoperasikan penerbangan Guangzhou–Jakarta tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Jumat, dan Minggu menggunakan pesawat Airbus A320. Sementara itu, rute Shenzhen–Jakarta dijadwalkan terbang dua kali dalam sepekan, setiap Rabu dan Sabtu.

Menurut dia, pembukaan kedua rute tersebut merupakan respons terhadap tingginya minat wisatawan asal Tiongkok untuk berkunjung ke Indonesia. Karena itu, Kemenpar akan terus mendorong peningkatan konektivitas udara sebagai strategi memperkuat daya saing pariwisata nasional.

“Kami berharap akses penerbangan yang semakin terbuka dapat menjaga tren peningkatan kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia,” ujarnya.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan tren tersebut terus menguat. Selama periode Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok mencapai 491.726 orang atau naik 25,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 391.578 kunjungan.

Kemenpar menilai Jakarta memiliki peran strategis sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara. Selain menjadi pusat bisnis dan penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional, ibu kota juga diharapkan menjadi titik awal perjalanan wisatawan asal Tiongkok menuju berbagai destinasi unggulan di Indonesia.

Melalui penambahan penerbangan langsung dari Guangzhou dan Shenzhen, pemerintah optimistis arus wisatawan mancanegara akan terus meningkat, mendorong pemerataan kunjungan ke berbagai daerah, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.*

Pos terkait