Banteng Jabar FC U-17 Siap Tempur di Soekarno Cup 2026, Boyong  25 Pemain Terbaik

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono bersama Manajer Banteng Jabar FC, Hengki Kurniawan.(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – DPD PDI Perjuangan Jawa Barat resmi memberangkatkan Banteng Jabar FC U-17 untuk mengikuti Soekarno Cup U-17 2026 yang akan digelar di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik, Jawa Timur, pada 10–24 Agustus 2026.

Menghadapi turnamen yang diikuti 16 tim dari berbagai provinsi di Indonesia itu, Banteng Jabar FC datang dengan target meraih gelar juara. Namun, lebih dari sekadar mengejar prestasi, keikutsertaan tim ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan pesepak bola usia muda di Jawa Barat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, mengatakan seluruh pemain telah menjalani pemusatan latihan selama kurang lebih dua bulan sebelum diberangkatkan ke Jawa Timur.

“Official dan pelatih sudah menyampaikan targetnya, yakni menjadi juara. Kami berharap seluruh pemain bisa memberikan kemampuan terbaiknya dan mengharumkan nama Jawa Barat,” kata Ono saat melepas keberangkatan tim di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Senin (3/8/2026).

Menurut Ono, Soekarno Cup merupakan kompetisi yang dirancang sebagai wadah pembinaan sepak bola usia muda. Turnamen tersebut pertama kali digelar di Jakarta pada 2024, kemudian berlanjut di Bali pada 2025, dan tahun ini kembali berlangsung di Jawa Timur dengan skala peserta yang lebih luas.

Ia menuturkan, proses pembentukan Banteng Jabar FC dilakukan melalui seleksi berjenjang yang melibatkan 205 pemain dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Seleksi dibagi ke dalam dua zona, yakni Bandung dan Bekasi. Dari ratusan peserta, jumlah pemain kemudian dipangkas menjadi 50 orang sebelum akhirnya ditetapkan 25 pemain terbaik sebagai skuad utama.

Ono berharap keberhasilan Banteng Jabar FC di Soekarno Cup 2026 dapat menjadi momentum bagi Jawa Barat untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen pada edisi 2027.

Sementara itu, Manajer Banteng Jabar FC, Hengki Kurniawan, mengatakan pembinaan pada kelompok usia 17 tahun menjadi investasi penting bagi masa depan sepak bola nasional.

Menurut Hengki, olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga membentuk karakter dan memberikan ruang positif bagi generasi muda.

“Kami ingin anak-anak muda memiliki wadah untuk mengembangkan potensi sekaligus menjauhi aktivitas negatif. Sepak bola menjadi media untuk membangun disiplin, sportivitas, dan mental yang kuat. Kami berharap Banteng Jabar FC mampu membawa pulang gelar juara untuk Jawa Barat,” kata Hengki.*

Pos terkait