Husein Sastranegara Kembali Terhubung ke Luar Jawa, Penerbangan Internasional Dibidik Oktober

Konektivitas dari Bandara Husein Sastranegara Bandung akan diperluas mulai 14 Agustus 2026, akan ada tambahan penerbangan yang menggunakan pesawat jenis jet.(Dok.Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung perlahan kembali menggeliat. Setelah sempat kehilangan sejumlah rute penerbangan, bandara di Kota Bandung itu kini mulai membuka kembali konektivitas ke luar Pulau Jawa.

Penerbangan perdana dari Bandung menuju Lampung dan Palembang masing-masing berlangsung pada 6 dan 7 Agustus 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kembali dibukanya penerbangan ke luar Jawa menjadi perkembangan penting dalam upaya mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara.

“Pada tanggal 6 dan 7 Agustus sudah ada penerbangan perdana menuju Lampung dan menuju Palembang. Itu artinya sudah bisa keluar pulau,” kata Farhan di Hotel Horison Ultima Bandung, Rabu (12/8/2026).

Menurut Farhan, kondisi tersebut menunjukkan fungsi Husein Sastranegara sebagai pintu transportasi udara Kota Bandung mulai kembali berjalan.

Konektivitas dari Husein Sastranegara juga akan diperluas. Mulai 14 Agustus 2026, akan ada tambahan penerbangan yang menggunakan pesawat jenis jet.

Farhan menyebut penerbangan tersebut akan dilayani Garuda Indonesia dan Citilink.

Di sisi lain, pemerintah memastikan fasilitas utama bandara sudah berada dalam kondisi baik. Pembenahan yang masih dilakukan saat ini lebih banyak berkaitan dengan tampilan dan identitas visual bandara.

“Infrastrukturnya sudah sangat baik. Lagi dipoles-poles saja,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung bersama pihak terkait masih membahas sejumlah detail branding, mulai dari desain tulisan hingga ukuran huruf yang akan digunakan.

“Kita lagi berdiskusi intensif masalah desain-desain, hurufnya segede apa. Itulah yang branding dan lain-lain,” katanya.

Setelah konektivitas domestik mulai pulih, Pemkot Bandung kini mengincar pembukaan kembali rute internasional dari Husein Sastranegara.

Farhan menargetkan penerbangan internasional mulai beroperasi pada Oktober 2026. Namun, rencana tersebut masih harus melalui proses perizinan dan persetujuan dari otoritas terkait.

“Luar negeri diperkirakan Oktober. Belum boleh, karena izinnya mesti datang dari asosiasi internasional,” katanya.

Singapura dan Malaysia menjadi dua negara yang diprioritaskan untuk menjadi tujuan awal penerbangan internasional.

Farhan juga ingin jaringan penerbangan dari Bandung diperluas ke destinasi lain di kawasan Asia Tenggara, termasuk Phuket dan wilayah Thailand Selatan.

“Sudah pasti Singapura, Malaysia. Tapi saya ingin tambah ke Phuket, Thailand Selatan,” ujarnya.*

Pos terkait