Tak Hanya Keterampilan, Lapas Banjar Perkuat Moral dan Karakter Warga Binaan

Lapas Banjar terus memperkuat pembinaan karakter warga binaan melalui pendidikan moralitas, budi pekerti, dan pengenalan diri.(doc Lapas Banjar).**

SATUMEDIA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar terus memperkuat program pembinaan warga binaan melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter. Salah satunya dilakukan dengan mengikuti Pelatihan Pendidikan Relawan Moralitas bertajuk “Tak Kenal Maka Tak Sayang” yang digelar Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenali diri sekaligus memahami pentingnya moralitas dan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari. Materi dikemas secara interaktif melalui program “Who Am I Class”, sehingga peserta tidak sekadar menerima teori, tetapi juga didorong untuk menggali potensi diri, mengenali nilai-nilai positif, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.

Bagi Lapas Banjar, penguatan karakter menjadi bagian penting dari proses pemasyarakatan. Pembinaan diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kesadaran diri warga binaan sebagai bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat. Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menilai pembentukan moral harus berjalan beriringan dengan pembekalan keterampilan. “Pembinaan bukan hanya tentang keterampilan, tetapi juga bagaimana membangun karakter, kesadaran diri, dan nilai-nilai moral. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat positif dan menjadi bagian dari proses perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Tutut.

Lapas Banjar pun terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berkelanjutan. Melalui penanaman nilai moral dan budi pekerti, proses pembinaan diharapkan tidak berhenti di lingkungan lapas, tetapi menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik serta memberikan kontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.*

Pos terkait