SATUMEDIA.ID -Pemerintah Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, mulai membangun pola komunikasi rutin antara pemerintah dan ulama melalui Forum Komunikasi Ulama Umaro.
Forum tersebut untuk pertama kalinya digelar bertempat di halaman Kantor Kecamatan Batujajar, Rabu (23/9/2026).
Pertemuan itu melibatkan unsur pemerintah kecamatan, Kapolsek, Danramil, Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta ulama dan tokoh agama di wilayah Batujajar.
Camat Batujajar Andi M Hikmat mengatakan, forum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perdana. Ia bahkan menargetkan pertemuan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
“Kami ingin forum ini menjadi ruang komunikasi yang terus berjalan. Karena itu, pelaksanaannya diharapkan rutin setiap bulan dan tempatnya dapat bergiliran di setiap desa,” ujar Andi.
Menurut Andi, komunikasi antara pemerintah dan ulama diperlukan untuk menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Ia mengatakan, pemerintah membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama, untuk menjaga kehidupan sosial tetap kondusif.
“Ulama memiliki peran penting di tengah masyarakat. Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri sehingga kolaborasi dengan ulama menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan keagamaan, sosial, keamanan, dan pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Batujajar KH Badrum Muin menyambut baik terbentuknya forum tersebut.
Menurut dia, pertemuan antara ulama dan pemerintah menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai gagasan sekaligus memberikan masukan terkait persoalan yang dihadapi masyarakat.
Badrum juga mengapresiasi langkah Camat Batujajar yang dinilainya telah membuka ruang lebih luas bagi MUI dan para ulama untuk terlibat dalam pembangunan wilayah.
“Kami sangat mengapresiasi adanya forum ini. Kami diberikan ruang untuk bersilaturahmi, menyampaikan gagasan, sekaligus ikut memberikan kontribusi bagi pembangunan,” kata Badrum.
Ia berharap forum tersebut dapat dipertahankan sebagai agenda rutin sehingga komunikasi antara ulama dan pemerintah tidak hanya berlangsung ketika muncul persoalan.
Forum ini juga diharapkan menjadi tempat untuk membahas berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Batujajar.
Dengan keterlibatan pemerintah, ulama, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat, forum tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus mendorong penyelesaian persoalan masyarakat secara bersama-sama.*

