SATUMEDIA.ID – Setelah 22 tahun tanpa ada kepastian, akhirnya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang berlokasi di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung akan dibangun.
Kepastian pembangunan TPPAS Legoknangka disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan saat ditemui di Sektor 9 Sungai Citarum, Batujajar, KBB, Sabtu (10/8/2024).
Ia menyebut, rencananya peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan TPPAS Legok Nangka akan dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Peletakan batu pertama akan dilaksanakan akhir bulan Agustus nanti.
Pak Presiden Jokowi bilang mau groundbreaking akhir Agustus ini. I Ditargetkan 2 tahun selesai,” kata Luhut.
Luhut menyebut selama menunggu beres pembangunan TPPAS Legok Nangka, maka pengelolaan sampah akan dilakukan di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) menggunakan insinerator.
“Selama belum beres (TPPAS Legok Nangka) maka pemerintah daerah akan menjalankan pengelolaan sampah di TPST,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, di Jawa Barat
terdapat 17 TPST yang mampu mengelola 1.281 ton sampah sehari. Kemudian ada 10 insinerator dengan pengelolaan 2.000 ton sehari.
“Oleh karena itu, insinerator lokal akan difungsikan supaya mengurangi timbulan sampah yang dibuang ke Legok Nangka,” ucapnya.
TPPAS Legok Nangka direncanakan mampu mengelola 2.000 ton sampah sehari. TPPAS yang berada di Nagreg, Kabupaten Bandung itu juga diproyeksikan mampu menjadi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).*



