Edi Rusyandi dan Unjang Asari Kader Muda Terbaik NU, Memberi Harapan Besar Bagi KBB yang Lebih Baik

Paslon no urut 4 Edi Rusyadi - Unjang Asari.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Edi Rusyandi – Unjang Asari (EDUN) dinilai merupakan dua kader muda terbaik Nahdlatul Ulama (NU).

Pasangan calon (Paslon) nomor urut 4 ini, diharapkan mampu memberi harapan dan perubahan besar untuk Bandung Barat agar lebih baik.

“Kang Edi Rusyandi dan Kang Unjang Asari (EDUN) merupakan kader muda terbaik yang dimiliki Gerakan Pemuda Ansor (Pemuda Nahdlatul Ulama). Keduanya juga menjadi kader terbaik di partainya masing-masing, Kang Edi di Golkar dan Kang Unjang di PKB,” kata salah satu kader Muda Nahdlatul Ulama Bandung Barat, Gari Abdul Jabbar, Minggu (6/10/2024).

Menurutnya, pasangan EDUN bakal membawa angin segar dan harapan besar bagi kemajuan serta eksistensi Nahdlatul Ulama (NU) di KBB.

“Usai mendapatkan nomor urut 4 pasangan EDUN ini membawa harapan besar bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama KBB,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan terpilihnya nanti EDUN sebagai Bupati dan Wakil Bupati KBB periode 2024-2029, maka TPQ – Madrasah – Majelis Ta’lim – Pondok Pesantren dan yang terhubung dengan di dalamnya akan merasakan dampak yang begitu signifikan.

Oleh karenanya, lanjut Gari, hal ini mampu melecutkan semua kader-kader dan anggota NU untuk bekerja ekstra serta totalitas dalam memenangkan pasangan EDUN dalam kontestasi Pilkada Bandung Barat 2024 nanti.

“Pada 27 Mei 2024, sebagai kader NU saat itu Edi Rusyandi memohon doa dan restu dari para Kyai Nahdlatul Ulama di kantor PCNU KBB untuk maju sebagai Bupati Bandung Barat,” paparnya.

“Terbukti dengan doa dari para Kyai NU, akhirnya Edi Rusyandi mendapatkan tiket dari partai dan ditetapkan secara resmi oleh KPU KBB dengan mendapatkan nomor urut 4,” sambungnya.

Kala itu, ungkap Gari, Edi Rusyandi mendapatkan banyak petuah dan nasihat dari para Kyai NU.

“Modal itulah yang menjadi semangat dalam perjuangannya dalam berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama lewat politik,” tandasnya. ***

 

Pos terkait