Dinilai Memiliki Visi dan Misi Kuat, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Irfan Memilih Dukung EDUN

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Irfan Cipeundeuy, KH Dindin Jamaludin menyatakan dukungannya  kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Edi Rusyandi – Unjang Asari (EDUN).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Pimpinan Pondok Pesantren Darul Irfan Cipeundeuy, KH Dindin Jamaludin menyatakan dukungannya di Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2024 kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Edi Rusyandi – Unjang Asari (EDUN).

KH. Dindin Jamaludin merupakan salah satu tokoh sentral di kalangan pesantren. Dukungan itu disampaikan kepada
calon Wakil Bupati Unjang Asari.

KH. Dindin mendukung pasangan EDUN karena dinilai memiliki visi jelas dan kuat serta program-program nyata bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi pesantren.

KH. Dindin menekankan pentingnya percepatan administrasi perizinan, sebuah inisiatif yang diyakini mampu menggerakkan sektor ekonomi dan pembangunan di Bandung Barat.

Menurutnya, birokrasi yang efektif dan inovatif adalah kunci untuk membuka peluang investasi dan mempercepat pembangunan, terutama dalam hal pendirian fasilitas keagamaan, pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya.

“Masyarakat membutuhkan kemudahan, bukan hambatan,” tegas KH. Dindin dalam pertemuan tersebut.

Dalam diskusi yang berkembang, salah satu agenda besar pasangan EDUN adalah pengembangan wisata religi yang berpotensi besar di Bandung Barat. KH. Dindin menilai, dengan potensi keagamaan yang kuat di wilayah ini, wisata religi dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah, sekaligus meningkatkan citra Kabupaten Bandung Barat sebagai destinasi wisata berbasis spiritual.

Program ini dipandang sebagai peluang emas bagi masyarakat untuk terlibat dalam sektor pariwisata yang semakin berkembang.

Tak hanya itu, pasangan EDUN juga menggagas insentif untuk guru ngaji, yang telah lama menjadi harapan masyarakat. Melalui program ini, pasangan EDUN berkomitmen untuk memberikan apresiasi finansial kepada para guru ngaji yang selama ini telah berjuang membentuk akhlak generasi muda.

“Guru ngaji adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Kami akan memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak,” ujar Unjang Asari dalam kesempatan tersebut.

Sejalan dengan hal tersebut, perhatian terhadap kesehatan santri turut menjadi fokus. Pasangan EDUN menggariskan program jaminan kesehatan santri*, yang bertujuan memberikan akses kesehatan yang layak bagi seluruh santri di wilayah Bandung Barat. Program ini diyakini akan meningkatkan kualitas hidup santri sehingga mereka dapat belajar dengan lebih tenang dan nyaman.

Sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi santri, pasangan EDUN juga meluncurkan Program Santri Bertani, sebuah terobosan yang memungkinkan para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga keterampilan bertani yang dapat menjadi bekal ekonomi di masa depan. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian santri dan berkontribusi pada penguatan ekonomi pedesaan.

Dengan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, dukungan dari KH. Dindin Jamaludin dipandang sebagai sinyal positif bahwa pasangan EDUN adalah pilihan tepat untuk memimpin Bandung Barat Raharja Wibawa serta bersama-sama menuju masa depan yang lebih baik.

Pos terkait